SHARE

JAKARTA – Koridor 13 Busway Transjakarta sekian kali memetik memprotes karena kehadiran halte yang ada diatas jalan layang cukup susah untuk dijangkau bahkan juga oleh orang normal dengan memakai tangga manual.

Orang-orang juga menekan PT Transportasi Jakarta menempatkan lift untuk mempermudah pelanggan mencapai Koridor 13 ini.

Sekarang ini baru Halte CSW yang ada diatas Gedung Perwakilan ASEAN yang gagasannya akan diawali pemasangan lift-nya.

Tetapi menurut Direktur Paling utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono orang-orang dapat nikmati Koridor 13 tanpa ada mesti memakai lift atau tangga manual.

” Yang pasti orang-orang dapat nikmati Koridor 13 tanpa ada memakai lift bila naik di Halte Tendean serta Halte Adam Malik karna tempatnya diatas tanah. Disamping itu orang-orang dapat juga nikmati Koridor 13 tanpa ada memakai lift atau tangga manual karna terintegrasi dengan Koridor 1, ” tuturnya.

Hal tersebut dikatakannya waktu lakukan eksperimen Koridor 13 serta meninjau Halte CSW, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (9/7/2017).

Ia menerangkan bus Koridor 1 dari Terminal Blok M akan ditinggalkan ke jalan layang yang berada di depan Mabes Polri untuk mencapai Halte Tirtayasa yang ada diatas.

Orang-orang lalu dapat geser ke Koridor 13 dengan geser ke bagian seberang Halte Tirtayasa itu.

” Demikian halnya demikian sebaliknya, yang ingin ke arah Blok M, busnya mesti ke atas dahulu, berhenti di Halte Tirtayasa baru turun ke bawah ke arah Terminal Blok M. Halte Tirtayasa itu kelak akan jadi perlu, itu bukanlah merubah koridor namun ada sedikit penyesuaian agar terintegrasi hingga mempermudah orang-orang, ” katanya.

Budi Kaliwono menyebutkan pihaknya selalu memberikan koridor operasi Bus Transjakarta untuk berikan service pada orang-orang.

Baca Juga  Akhirnya Halte Busway Paling Tinggi Se-Jakarta di Blok M Ini Dipasangi Lift

” Kelak kami buatkan juga koridor dari Ciledug (Halte Adam Malik) ke arah Cawang, ya lewat Koridor 13 ini. “