SHARE

JAKARTA — Polisi hentikan penyelidikan masalah anak Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.

Polisi sudah lakukan titel perkara masalah sangkaan ujaran kebencian dengan pihak terlapor Kaesang. Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyebutkan, penghentian penyelidikan karna tidak ada dua alar bukti yang cukup.

” Telah (titel perkara), masalah juga telah dihentikan karna kurang bukti, penyelidikan dihentikan karna kurang bukti, ” tutur Argo waktu di konfirmasi Senin (10/7/2017).

Polisi sudah memohoni info sebagian saksi pakar, yaitu pakar bhs, pidana, serta tehnologi info.

” Berdasar pada sakit pakar, ulas, pidana serta IT tak ada unsur ujaran kebencian, ” kata Argo.

Kaesang dipolisikan karna mengunggah video dengan perkataan, ” Mengadu-adu domba serta mengkafir-kafirkan, tidak ingin mengingatkan, walau sebenarnya sesama muslim karna ketidaksamaan dalam pilih pemimpin. Apaan cobalah? Basic ndeso “.

Kaesang dilaporkan dengan nomor polisi : LP/1049/K/VI/2017/Restro Bekasi Kota. Polisi juga akan memohoni info Kaesang, dan pihak pelapor dalam masalah itu, yaitu Tapanuli Muhammad Hidayat. Dalam laporannya, Hidayat juga ikut membawa tanda bukti berbentuk dokumen print out dari Youtube.

Tentang penghentian penyelidikan, ucap Argo, nanti juga akan diberitahukan pada pihak pelapor dalam masalah ini, yaitu Hidayat.

” Iya kelak juga kita berikan karna penyelidikan belum juga layak pidana, kan masih tetap penyelidikan umpamanya ada unsur pidana kita naiknya penyidikan. Nyatanya tak ada unsur pidananya ya tidak kita tindak lanjuti, ” kata Argo.

Baca Juga  Hidayat Pelapor Kaesang Kembali Ditahan Polisi Meski Sempat Ditangguhkan