SHARE

JAKARTA — Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengingatkan janji Panitia Khusus (Pansus) Angket DPR pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tetaplah pada prinsip awal pembentukan hak angket. Yakni, tidaklah dalam gagasan usaha memperlemah KPK.

Menurutnya, Fraksi PKS yang sejak mulai awal tidak setuju dengan hadirnya hak angket itu mengajak beberapa orang untuk mengawasi benar kerja Pansus Angket KPK. ” Untuk mengingatkan katanya Pansus Angket KPK dalam gagasan memperkuat KPK. Silakan semuanya warga awasi, silakan pansus KPK perlihatkan mereka dalam gagasan meperkuat KPK dan tidaklah jadi menggergaji KPK, ” papar Hidayat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (10/7).

Menurutnya, sejak mulai awal PKS juga malas turut dan jauh dalam system hak angket yakni dengan tidak kirim perwakilannya di pansus. Sampai, Fraksi PKS tidak akan bertanggungjawab pada system yang berjalan di Pansus Angket KPK.

Demikian pula kesibukan yang ditangani pansus sekian waktu paling akhir yakni bertandang ke narapidana problem korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung pada Kamis minggu tempo hari. ” Itu sudah tidaklah kewenangan PKS. Mereka yang setuju dan jadi bagian dari tanggung jawab, ” katanya.

Karenanya, butuh saat ini untuk umum selalu untuk mengawasi benar kekuatan Pansus Angket KPK apakah tetaplah pada jalurnya. PKS kata Hidayat, akan berlaku kelak apabila pengawasan dari umum dihiraukan oleh Pansus Angket KPK. ” Itu kita saksikan smuanya. Apabila pada akhirnya tidak seperti yang dikomitmenkan. Pada saatnyalah kami akan sikapi lebih terbuka, ” kata Wakil Ketua MPR RI itu

Baca Juga  Pihak yang Akan Gugat UU Pemilu ke MK Didukung PKS