SHARE

Jakarta – Polri memberi penghargaan spesial pada 3 anggota mereka sebagai korban kejahatan. Mereka yaitu Bripka Yogi Aryo Yudhistiro yang disebut korban bom Kampung Melayu serta Briptu Syaiful Bahtiar dan AKP Dede Suhatmi yang disebut korban penusukan di Masjid Falatehan Blok M.

” Tak ada kenaikan pangkat, namun mereka ini dicatat dalam catatan spesial. Juga akan dimudahkan sekolahnya, juga akan dimudahkan penempatannya. Karna penghargaan itu mereka mempunyai jalur spesial untuk pendidikan serta tempat pekerjaan, ” kata Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul di Monas, Senin (10/7/2017).

Martinus memberikan, ke-3 polisi itu juga diberi penghargaan berbentuk materi. Berkaitan jumlahnya, Martinus tidak dapat mengemukakan dengan detil.

” Pastinya materi ada, penyembuhan dia seumur hidup, itu bentuk penghargaannya. Bila sampai kini penghargaan kan hanya surat, namun mereka diperlengkapi dengan materi namun jumlahnya saya tidak tahu persis, ” katanya.

Dia meneruskan satu dari tiga anggota Polri itu masih tetap alami trauma. Menurut dia Bripka Yogi masih tetap ketakutan bila ada suatu hal yang mencengangkan.

” Yang yogi itu masih tetap, barusan saat didalam dia dengar nada keras seperti ketakutan. bila dengan fisik umum, namun bila trauma ya seperti barusan, ” kata Dia.

Martinus meneruskan, ke-3 polisi yang jadi korban kejahatan itu belum juga kembali aktif bekerja. Mereka tetap dalam sistem penyembuhan.

” Ketiganya tetap dalam penyembuhan. Bila peletakan kelak kita tidak letakkan di tempat yang mereka mesti memutar otak, ” ujarnya.

Baca Juga  Ini Bukti KPK Malah Melemahkan Kekuasaannya Sendiri