SHARE

JAKARTA — Polsek Metro Mampang Prapatan lakukan kontrol pada pesepak bola Indonesia, Diego Michiels, Rabu (12/7). Pemain keturunan Negeri Kincir angin itu di check karna masalah penganiayaan.

Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan AKP Fajrul Choir mengatakan, peristiwa penganiayaan yang diperkarakan ini berlangsung di Eastern Promise Kemang Raya, 21 Mei yang lalu. Kontrol sendiri menurut Fajrul masih tetap dikerjakan. ” Yang pasti dia (Diego) ini keduanya sama pengunjung didalam, sama pengunjung, habis itu Diego mungkin saja terisnggung. Diego memukul, ” kata Fajrul.

Fajrul mengungkap, kontrol ini pertama kalinya. Tetapi, kepolisian terlebih dulu telah sempat menyebut Diego 2 x. ” Ini panggilan ke-2. Panggilan ke-2 kontrol pertama, ” kata dia.

Pada panggilan pertama, lanjut Fajrul, Diego tidak ada karna ada aktivitas. Aktivitas yang disebut berkaitan profesi Diego jadi pemain bola. Di ketahui Diego yaitu pemain Pusamania Borneo FC.

” Diego ini kan pemain bola di Samarinda. Saat itu ada jadwal kompetisi disana (Samarinda). Diego memberi surat info tidak ada kok. Kooperatif kok. Bukanlah tidak kooperatif, ” kata dia.

Sampai saat ini, menurut Fajrul belum juga adanupaya mediasi dari dua iris pihak. Menurutnya, selama ini polisi masih tetap konsentrasi ke kontrol Diego. ” Jadi belumlah ada apa. Kami belumlah ada mediasi kok. Korban juga belumlah ada, ” kata dia.