SHARE

Kepala Biro Penerangan Orang-orang Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto menyebutkan kalau JW mengakui menyesal atas tindakannya menampar petugas Aviation Security (Avsec), AM serta EW, di Bandara Sam Ratulangi Manado pada Rabu (5/7/2017) kemarin.

Rikwanto menyebutkan, ada hasrat JW menjumpai pihak Bandara untuk mohon maaf. Cuma saja pertemuan ke-2 pihak belum juga dapat terwujud.

” Gagasannya demikian. Hanya, (masih tetap) mencari saat yang cocok, sembari lihat kondisi yang disana (pihak Bandara), yang disana kan masih tetap geram belum juga terima, ” kata Rikwanto waktu didapati selesai Peringatan Hari Bhayangkara ke-71 di gelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017).

Rikwanto mengharapkan ke-2 pihak bisa selekasnya berjumpa serta merampungkan masalah itu dengan baik-baik. JW mohon maaf, sesaat EW serta AM dapat terima keinginan maaf itu.

” Semoga seiring waktu berjalan semoga (pertemuan ke-2 pihak) dapat tewujud, ” ucap Rikwanto.

” Bila dapat kerjakan saja, itu kan tindak pidana enteng, jikalau sekian korban begitu memegang peran perlu untuk merampungkan. Kami berharap usai, ” kata dia.

Rikwanto juga meyakinkan kalau keadaan kejiwaan JW sehat. Hal semacam ini ditegaskan Rikwanto menyikapi gosip yang mengedar di sosial media kalau JW alami ganguan kesehatan.

” Itu gosip mengedar saja, tidak benar itu, ” kata Rikwanto.

Akan tetapi, Rikwanto membetulkan bila JW dalam kondisi kurang sehat waktu di check di Mapolda Metro Jaya pada Jumat (7/7/2017). Menurut Rikwanto, peristiwa di Bandara Sam Ratulangi itu membuat JW resah.

” Iya, dalam arti masih tetap bimbang kan punya pengaruh ke kesehatannya. Kami berharap usai lah, ” kata Rikwanto.