SHARE

Serang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kembali masalah keberagaman yang dipunyai oleh Indonesia. Keberagaman mulai dari beberapa ratus suku, beberapa ribu bhs lokal bersama pulau jadi potensi yang perlu dijaga oleh semuanya pihak.

” Kita mesti tahu serta sadar kalau negara kita negara besar, mempunyai banyak suku. Pantas kita syukuri, ini negara yang didapatkan Allah untuk Indonesia, ” kata Jokowi dihadapan beberapa ulama serta santri di Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten, Jumat (21/7/2017) malam.

Jokowi meneruskan, masalah Keberagaman Indonesia ini senantiasa ia berikan pada tiap-tiap pemimpin negara yang didapati. Seperti ke Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz As-Saud, presiden Afghanistan, presiden Mesir serta pemimpin negara yang lain.

Umumnya dari mereka, menurut Jokowi, banyak yang belum juga tahu kalau Indonesia mempunyai banyak suku, bhs serta terbagi dalam beberapa ribu pulau. Termasuk juga masalah Indonesia yang disebut negara dengan masyarakat muslim paling besar didunia.

” Saat ini tiap-tiap konferensi saya berikan Indonesia yaitu negara masyarakat muslim paling besar didunia. Karna berikut potensi yang dipunyai yg tidak dipunyai negara beda, ” katanya.

” Kalau masyarakat muslim paling banyak didunia yaitu di Indonesia selalu juga akan saya berikan, ” ucap Jokowi sekali lagi.

Menurut Jokowi, sosok Syekh Nawawi yaitu ulama besar yang sempat dipunyai Indonesia. Dengan lebih dari beberapa ratus karya berbentuk tafsir, pengetahuan kalam, serta tauhid. Meneladani mendiang Syekh Nawawi bermakna haru yakin serta bahu membahu membuat bangsa.

” Insya Allah negara kita jadi negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur, ” sebut dia.

Presiden Jokowi datang ke Pesantren An Nawawi Tanara dalam rencana menghadiri haul syekh besar Islam Nawawi Al Bantani ke 124. Ia didampingi oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki.