SHARE

DOHA — Perdana Menteri Qatar serta Menteri Dalam Negeri Sheikh Abdullah bin Nasser Al Thani meluncurkan Komite Pusat untuk mengusahakan kompensasi untuk mereka yang terdampak atas blokade empat negara pada Qatar pada hari ini, Senin (10/7) saat setempat di Doha.

Jaksa Agung Qatar Ali bin Fatis Al-Marri dalam satu konferensi pers menerangkan Komite Kompensasi itu juga akan mengatasi semuanya problem yang muncul dari efek pengepungan itu. Keanggotaan panitia komite terbagi dalam perwakilan dari Kementerian Kehakiman serta Luar Negeri.

Komite itu mulai di buka pada Ahad untuk terima klaim kompensasi. Baik dari bidang umum, swasta ataupun perseorangan. Mereka yang terserang efek dapat juga memajukan klaim lewat website Komisi.

Lalu panitia juga akan memisah semuanya aplikasi yang diperuntukkan, pelajarinya serta mulai sistem hukum untuk kompensasi.

Diluar itu, Al-Marri menerangkan kalau klaim yang diserahkan terlebih dulu ke Komnas HAM juga akan dimasukkan kedalam Komisi Klaim Pusat. Al-Marri tidak bisa membuat estimasi umum atas kerugian karena blokade itu. Walau dia menyoroti kerugian yang terkena oleh Qatar Airways, bank serta entrepreneur terkecuali bidang umum serta swasta jadi karena pengepungan itu.

Baca Juga  Qatar Minta Kompensasi Moneter untuk Embargo Arab