SHARE

Jakarta – Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi, memohon semua petugas yang dikerahkan dalam penertiban di Bukit Duri untuk bekerja dengan serius. Petugas juga diinginkan tidak untuk banyak selfie waktu penertiban.

” Bekerja dengan serius. Janganlah umumnya selfie, ” tutur Tri di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2017).

Tri menyebutkan penertiban di lokasi Bukit Duri berkaitan normalisasi Kali Ciliwung ini adalah program untuk menanggulangi banjir. Aparat yang turut bertugas diinginkan bekerja dengan baik supaya orang-orang dapat rasakan efek yang positif dari aktivitas penertiban ini.

” Bekerja dengan baik, cepat. Ini program Pemprov untuk menanggulangi banjir, ” tuturnya.

Disamping itu, Kepala Balai Besar Lokasi (BBWS) CIliwung-Cisadane, Iskandar mengharapkan besok telah ada mobilisasi alat di tempat penertiban. Dia mengharapkan program pengaturan untuk menghadapi banjir ini berjalan dengan cepat.

” Jadi kita juga akan meneruskan ini yang telah dikerjakan penertiban dengan Wali Kota Jaksel. Besok diinginkan ada mobilisasi alat, ” katanya.

Sejumlah 673 personel paduan di turunkan dalam penertiban di Bukit Duri ini. Pemerintah juga sudah lakukan pemetaan bagian, sosialisasi sampai pemberian Surat Peringatan 1, 2 serta 3 sebelumnya lakukan penertiban.

Ada 4 RT yang terserang efek dari normalisasi Kali Ciliwung ini, yakni RT 01, 02, 03, serta 04/RW 12. Keseluruhan sejumlah 335 bagian yang terserang normalisasi.

Dari 355 bagian, sejumlah 331 bagian sudah geser ke rusun, lima bagian berbentuk tiga musola, 2 MCK, serta 17 bagian tidak ambil karena sudah mempunyai tempat tinggal sendiri atau ada yang masih tetap bertahan karna cuma beberapa dari bangunan mereka yang terserang normalisasi.

Baca Juga  Djarot Menginginkan Pejabat Pemprov DKI Bekerja Luar Biasa