SHARE

Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long yang bertugas di lokasi perbatasan Pos Sei Agison, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kembali terima satu pucuk senapan rakitan dari warga yang sampai kini menyimpannya untuk berburu binatang.

Dansatgas Pamtas Yonif 611/Aang Long, Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto menyebutkan, kesadaran warga menyerahkan senjata rakitan itu bermula dari keinginan warga pada anggota Satgas Pamtas untuk melakukan perbaikan jaringan listrik di tempat tinggalnya.

“ Senjata rakitan type penabur ini diserahkan warga dengan suka-rela. Awal mulanya Ayah Joni minta pertolongan melakukan perbaikan jaringan listrik di tempat tinggalnya, ” katanya, Kamis (20/7/2017).

Sambil melakukan perbaikan jaringan listrik, anggota Satgas Pamtas juga memberi sosialisasi berkaitan bahaya kepemilikan senjata api dengan ilegal. Umumnya warga kurang mengerti ketentuan hukum berkaitan kepemilikan senjata api.

Umumnya warga perbatasan mempunyai senjata rakitan untuk berburu atau untuk melindungi kebun mereka.

“Anggota yang bertugas di lokasi perbatasan juga seringkali lakukan aktivitas anjang sana ke tempat tinggal warga sembari sosialisasi, “ tambah Sigid.

Sepanjang 6 bln. bertugas di lokasi perbatasan Kabupaten Nunukan, Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long sudah terima 38 pucuk senapan rakitan dari warga dengan suka-rela.

Gagasannya beberapa puluh senjata rakitan itu dihilangkan.