SHARE

BANDUNG — Unit Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung membongkar 37 kios yang ada di lokasi Tempat tinggal Sakit Boromeus, Jalan Hasannudin, Selasa (12/7).

Kepala Bagian Ketentraman serta Ketertiban Umum, Satpol PP Kota Bandung Taspen Effendi menyebutkan, penertiban 37 kios ini jadi penegakan Ketentuan Daerah (Perda) Kebersihan, Ketertiban, serta Keamanan (K3) Kota Bandung.

Taspen menyebutkan, sejumlah 37 kios itu dibongkar karna berjualan di lokasi zone terlarang untuk beberapa pedagang kaki lima (PKL). Sebelumnya ditertibkan, semuanya PKL telah memperoleh sosialisasi berkaitan gagasan pembongkaran ini. Bahkan juga, Satpol PP telah berikan peringatan sejumlah 3x.

” Namun, Alhamdulillah proses pembongkaran jalan aman serta kondusif, ” tutur Taspen, Selasa (12/7).

Pemerintah Kota Bandung, kata dia, selalu lakukan penertiban pada beberapa PKL yang berdagang di zone terlarang. Gagasannya, penertiban ini juga akan berlanjut sampai ke lokasi Jalan Dipatiukur serta sekelilingnya.

” Namun, kami juga akan kerjakan sosialisasi terlebih dulu pada mereka. Sekarang ini pemberitahuan telah jalan, ” tuturnya.

Disamping itu, beberapa puluh pedagang yang berjualan di lokasi Jalan Hasannudin, mengakui pasrah kiosnya dibongkar Satpol PP Kota Bandung.

” Kami mengerti. Ingin bagaimana sekali lagi, saat ini telah dibongkar, ” kata Mimin yang berdagang di kios rokok serta tambal ban.