SHARE

Saat memberikan kesaksiannya di persidangan kedua kasus dugaan korupsi pada proyek e-KTP Diah Anggraini yang mantan sekjen Kemendagri memaparkan berbagai keluhan dari Andi Narogong karena seringnya dimintai dana oleh Gamawan Fauzi.

Menurut Diah Anggraini, jumlah dana yang diminta bos besarnya di Kemendagri itu berbeda-beda jumlahnya. Terkadang, cerita Diah, permintaan uang itu juga disampaikan melalui Irman, Dirjen Dukcapil Kemendagri.

“Pusing, Bu, Pak Menteri minta duit terus,” begitu antara lain dikemukakan Diah Anggraini pada sidang 16 Maret 2017 di PN Tipikor Jakarta. Andi Narogong juga kerap mengibaratkan dirinya sebagai ATM-nya Mendagri.

Diah Anggraeni, mantan Skjen Kemendagri, yang mengaku terima uang namun tak tahu dari dana  sogokan e-KTP.
Diah Anggraini, mantan sekjen Kemendagri. Tempat curhat Andi Narogong

Diah Anggraini, sebagai sekjen, sering menjadi tumpahan curhat dari para pengusaha yang menjadi rekanan di Kemendagri. Andi Narogong termasuk yang kerap curhat, apalagi dia merasa bisa lebih enjoy karena sekjen Kemendagri seorang wanita.

“Setiap kali ketemu saya pak Andi bawa notes kecil, mungkin catatan, tetapi saya nggak tahu isinya apa,” kata Diah Anggraini.

Sekjen Kemendagri itu tahu betul bahwa Andi Narogong diberi kewenangan untuk mengawal anggaran proyek e-KTP.

Menarik untuk melihat konfrontasi antara Andi Narogong dan Gamawan Fauzi jika keduanya benar-benar jadi dihadirkan sebagai saksi pada persidangan ke-8 kasus dugaan korupsi proyek e-KTP ini, Senin, 10 April.

KPK sudah memastikan akan menghadirkan tiga saksi dari unsur swasta, satu dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), satu dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), serta masing-masing seorang dari Kemenkeu dan Kemendagri.

fahrioye
Fahri Hamzah, meminta Agus Rahardjo mundur dari KPK karena terlibat pengadaan proyek e-KTP

Belum diketahui siapa yang akan dihadirkan dari LKPP. Namun, pasti akan sangat menarik jika Agus Rahardjo yang dihadirkan. Jauh sebelum melamar menjadi ketua KPK Agus Rahardjo pernah menjadi ketua LKPP Kemendagri ini.

Baca Juga  Ini Dia Kasus Korupsi yang Lebih Besar dari e-KTP

Proyek e-KTP digulirkan saat Agus Rahardjo menjabat sebagai ketua LKPP. Oleh karena itu pula ada dugaan ketelibatan Agus Rahardjo dalam pengadaan e-KTP, sebagaimana kecurigaan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah.

Fahri menyesalkan penyelidikan KPK yang tidak transparan menyangkut keterlibatan Agus Rahardjo saat menjadi ketua LKPP.

Agus Rahardjo, rekomendasinya saat emnjabat Ketua LKPP tak digubris Kemendagri.
Agus Rahardjo, menjadi ketua LKPP Kemendagri saat proyek e-KTP digulirkan

Fahri juga menyebut punya dokumen laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal proyek pengadaan e-KTP tahun 2012, 2013 dan Juli 2014.

“Saya punya data dari BPK, punya dua dokumen utama, yakni satu dakwaan KPK yang dibocorkan dan BAP yang dibocorkan,” tegas Fahri.

Fahri mendesak Agus Rahardjo mengundurkan diri sebagai ketua KPK karena dugaan keterlibatannya dalam kasus e-KTP ini, namun Ketua KPK bersikeras tidak punya conflict of interest dengan proyek itu.