SHARE

Bandung – Hari ini, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung juga akan membacakan putusan sela dalam perkara sangkaan pelanggaran Undang-undang Info serta Transaksi Elektronik (ITE) dengan terdakwa Buni Yani. Putusan sela itu juga akan memastikan apakah kontrol perkara di pengadilan juga akan berlanjut atau tidak.

” Hari ini juga akan putusan sela keberatan terdakwa, ” ucap ketua majelis hakim M Sapto memulai persidangan yang di gelar di lantai 3 Gedung Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/7/2017).

Buni Yani sendiri terlihat kenakan baju abu-abu sudah duduk di kursi terdakwa. Disamping itu, massa pendukung Buni Yani masih tetap setia temaninya diluar gedung dengan mengemukakan orasi.

Dalam sidang terlebih dulu, Buni Yani memajukan eksepsi atas dakwaan jaksa. Ada 9 point dalam eksepsi itu, satu diantaranya yakni mengenai pengaturan dakwaan yang menurut dia tidak cocok KUHAP dan mendakwakan pasal yg tidak sempat didakwakan.

” Pengaturan surat dakwaan tidak cocok KUHAP. Mendakwakan pasal yg tidak sempat didakwakan, keluar mendadak, ” tutur satu diantara pengacara Buni Yani, Hairullah M Nur, waktu membacakan eksepsi, Selasa (20/6) kemarin.

Jaksa juga pernah memberi sedikit respon atas eksepsi itu. Menurut jaksa, perumusan dakwaan telah sesuai sama KUHAP.

” Perumusan surat dakwaan otoritas serta hak penuh JPU yang berdiri dengan sendiri dan didapat dari hasil rangkuman, ” tutur jaksa Andi Muh Taufik.

Baca Juga  Massa API Jabar Menggelar Aksi di Sidang Buni Yani