SHARE

Amien Rais mengkritik KPK waktu berpidato dalam acara Halalbihalal serta Rakor Komunitas Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di Gedung Walidah Kampus Muhammadiyah Surakarta, Sukoharjo, Minggu (9/7/2017).

Amien berasumsi KPK cuma berani mengatasi masalah kecil.

Ia mengkritik langkah KPK lakukan operasi tangkap tangan (OTT) dengan nilai korupsi cuma beberapa puluh juta rupiah. Hal itu dipandang tidak mematuhi Undang-undang KPK.

” Dalam Undang-undang KPK, semestinya yang dikejar itu korupsi di atas Rp 1 miliar. Saat ini, OTT itu cuma memperoleh Rp 40 juta, Rp 10 juta, DPR disegel, lalu jadi pahlawan, ” kata Amien.

Amien memberikan, sampai kini KPK cuma menguber masalah kecil di Indonesia, sedang masalah besar tidak dituntaskan.

” KPK begitu lemah dalam hadapi masalah besar, itu tentu. Lalu menghindar, mengendapkan semuanya masalah besar. Umpamanya, masalah Bank Century, Pertolongan Likuiditas Bank Indonesia, Sumber Waras. Belum juga masalah Pelindo, Reklamasi serta beragam masalah besar yang lain, itu harus KPK tidak berani, ” kata Amien.

Bekas Ketua MPR RI itu menyarankan reformasi di badan KPK. Lebih terutama, petinggi struktural di KPK sekarang ini semua mesti ditukar.

” Instansi antikorupsi mesti tetaplah ada, cuma saja petinggi struktural yang berada di KPK semua mesti ditukar. Mesti turun mesin, ” tuturnya.

Amien juga mengkritik langkah beragam pihak yang bereaksi atas langkah Pansus Hak Angket KPK.

” Tak perlu sama-sama membawa massa dengan menghadirkan artis-artis untuk membela KPK, lalu dosen-dosen masalah tata negara dimobilisasi. Karna bila begini mengisyaratkan takut ya, ” tuturnya