SHARE

MD (31) warga Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), mesti mendekam dalam sel tahanan Mapolres Bima.

Lelaki yang berprofesi jadi guru honorer di satu diantara SMK di Kecamatan Woha ini didapati mempunyai serta mengedarkan pil koplo.

“MD di tangkap anggota Resmob karna disangka jadi pengedar pil koplo type tramadol, ” ungkap Kapolres Bima, AKBP Eka Fatur Rahman SIK pada wartawan, Jumat (21/7/2017).

Eka menerangkan, tertangkapnya MD bermula dari info orang-orang yang mengatakan pengiriman paket obat-obatan lewat bus angkutan umum.

Memperoleh info itu, polisi meghentikan bus maksud Sumbawa yang dicurigai membawa obat tersebut di perempatan Jalan Dusun Godo, Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, sekitaran jam 07. 30 Wita.

Sesudah dikerjakan penggeledahan, petugas temukan paketan berbentuk dua kardus diisi obat-obatan.

“Begitu bus itu tiba segera dicegat serta di check, lalu didapat dua kardus diisi beberapa ratus papan pil tramadol yang disimpan di bagian pintu belakang bus, ” tutur Eka.

Petugas segera lakukan pelacakan serta berhasil mengantongi identintas yang memiliki obat-obatan yang sering disalahgunakan itu. Sampai pada akhirnya ia membekuk MD di perumahan SDN Samili serta menggelandangnya ke Mapolres Bima untuk di check.

“Saat ini aktor dengan tanda bukti sudah kita amankan untuk kontrol selanjutnya, ” paparnya.

Dari hasil kontrol sesaat, MD mengaku perbuatanya. Gagasannya, barang haram itu juga akan di kirim ke Kabupaten Sumbawa untuk diedarkan.

” Waktu di check, dia telah 2 x kirim obat-obatan itu ke Kabupaten Sumbawa lewat bus angkutan umum, ” ujarnya.