SHARE

Seseorang pemuda bernama Dani Syahputra (24), warga Desa Bantayan, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, tewas, Kamis (20/7/2017), sesudah dikeroyok massa di Desa Pasir Putih, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Rabu (19/7/2017) malam.

Dani dikeroyok karna dituduh berbuat mesum.

Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto mengatakan, polisi menangkap empat terduga dalang paling utama dalam tindakan pemukulan itu. Mereka berinisial ARS (18), ALN (40), RMD (29) serta ISM (47), semuanya warga Desa Pasir Putih, Aceh Timur.

“Warga mengira kalau korban berbuat mesum dengan rekan wanitanya dirumah pamannya, Tgk Idris di desa itu. Mereka mendatangi tempat tinggal itu, tetapi Tgk Idris menyebutkan pasangan itu suami-istri serta telah pulang, ” ungkap Rudi.

Saat digeledah kedalam tempat tinggal, pasangan itu diketemukan didalam kamar. Kemudian, korban melarikan diri ke lokasi rimba. Sedang rekan wanitanya (belum juga di ketahui jati dirinya) segera diantarkan naik bus di Terminal Peureulak, Aceh Timur.

“Warga menguber korban serta menemukannya. Waktu tersebut disangka tindakan main hakim sendiri berlangsung, ” katanya.

Sesudah korban diketemukan, warga beramai-ramai menganiaya korban sampai tidak sadarkan diri. Polsek Peuereulak cepat mendatangi tempat serta mengamankan korban untuk dibawa ke Tempat tinggal Sakit Sultan abdul Aziz Syah.

Karna luka yang begitu serius, korban dirujuk ke Tempat tinggal Sakit Umum Daerah Langsa. Tetapi sebentar sesudah memperoleh pertolongan, korban wafat dunia.