SHARE
Nurdin halid dan Idrus Marham, rapatkan barisan untuk menyikapi kasus pencekalan Setya Novanto.

Partai Golkar akan segera menyikapi pencekalan Setya Novanto yang dilakukan Ditjen Imigrasi atas permintaan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Partai berlambang pohon beringin itu, juga sudah melakukan rapat internal dan konsolidasi dengan Ketua DPR RI itu di kantor Senayan, Jakafrta.

Beberapa langkah hukum bisa saja dilakukan oleh Partai Golkar, seperti mengugat penmcekalan itu ke PTUN. Langkah ini bisa ditempuh karena KPK belum memberikan status tersangka kepada Setnov namun sudah melakukan permintaan pencekalan.

Langkah itu sudah diperitmbangkan beberapa petinggi partai yang berkonsultasi dengan Setnov seperti Sekjen Golkar, Idrus Marham, Ketua Fraksi Golkar Kahar Muzakir, dan Ketua Harian Golkar Nurdin Halid. Ada pula Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan sejumlah pengurus Golkar lainnya, dalam rapat terbatas itu.

Rapatvtersebut bukan hanya membahas kasus yang dialami Setnov, namun jga persoalan Pilkada DKI. “Itu tadi kita rapat untuk membahas persiapan pilkada, pertama DKI, juga pilkada tahun 2018,” ujar Idrus.

Kahar Muzakir juga mengakui adanya pembahasan soal pencekalan Novanto ke luar negeri. “Ya, salah satunya itu (pencekalan), di samping pilkada tadi yang utama,” kata Kahar.

Kali ini Golkar tidak mau salah langkah lagi. Setnov pun tak ingin kecolongan dengan langkah-langkah dari lawan politiknya selama ini.

Baca Juga  KPK Dukung Usulan Parpol Dibiayai Negara, Asal....