SHARE

Rabu (7/6) siang ini, diagendakan mulai pukul 11.00 WIB, dilakukan rapat perdana dari Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi. Pertemuan dilakukan di kompleks parlemen. Fadli Zon, salah satu wakil ketua DPR, direncanakan memimpin rapat.

Ini adalah langkah maju dari tahapan pembentukan Pansus KPK, setelah disetujuinya Hak Angket bagi lembaga antirasuah tersebut pada 28 April lampaui melalui rapat paripurna yang diketuai oleh Fahri Hamzah. Setelah hak angket disetujui, dilakukan lobi-lobi antar-fraksi untuk pembentukan panitia khusus (Pansus) terhadap KPK tersebut. Dari berbagai tarik ulur yang terjadi, berselang sekitar kemudian fraksi-fraksi mulai memunculkan anggotanya untuk Pansus KPK.

Hingga menjelang ke saat pertemuan perdana pada Rabu siang ini, sudah lima fraksi yang mengirimkan wakilnya untuk Pansus KPK. Yakni, PDIP, Golkar, Hanura, NasDen, dan PPP. Beberapa fraksi yang semula bersikeras menolak hak angket dan Pansus KPK, belakangan juga berbalik arah, yakni Gerindra dan PAN. PKB juga mengisyaratkan akan mengirimkan wakilnya. Yang masih ngotot tidak akan mengirimkan wakilnya adalah Demokrat dan PKS.

Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI, yang akan segera mengumumkan panitia khusus KPK.
Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI

Kendati demikian, ada keyakinan bahwa semua fraksi pada akhirnya akan mengirimkan anggotanya. Fahri Hamzah bahkan sudah menyebut bahwa Pansus KPK sudah terbentuk dan memenuhi kuorum. Fahri optimistis setiap fraksi di DPR akan mengirim perwakilannya di Pansus KPK.

“Nggak mungkin nggak ngirim, saya dengar semua bilang mau kirim karena takut nggak bisa kendalikan. Kalau nggak ngirim nggak bisa rapat, nggak rapat nggak bisa nentukan arah angket,” demikian selalu dikatakan Fahri Hamzah. Ia mengklaim, Pansus KPK telah mencapai kuorum untuk dijalankan.

Dalam penggulirannya nanti, Pansus KPK dapat melebar ke hal lain. Semua yang diundang tentu harus berbicara di bawah sumpah. Apapun yang terjadi tentu wilayahnya wilayah angket. Angket bisa meng-extend investigasi ke tempat yang ada permasalahan.