SHARE

Jakarta – Pasca-pembubaran HTI, Polri temukan ada tanda-tanda ormas-ormas anti-Pancasila. Ormas itu tengah dipantau. Siapa mereka?

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul menyebutkan pihaknya sudah lakukan pengawasan serta temukan masih tetap ada ormas anti-Pancasila. Martinus menyebutkan ormas-ormas itu sudah dilaporkan.

” Ada sekitaran 2 atau 3 sekali lagi ormas (yang dinilai anti-Pancasila serta telah dilaporkan), ” kata Martinus di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/7) kemarin.

Tetapi Martinus tidak mengatakan ormas yang disebut. Dia cuma meyakinkan pihak berkaitan senantiasa bekerjasama.

” (Nama ormas-nya) itu rahasia. Kelak keputusannya di pemerintah, ” tutur Martinus.

Menkum HAM Yasonna Laoly menyebutkan pemerintah masih tetap membahas tentang ormas-ormas itu. Dia juga tidak ingin membuka ormas itu.

” Polri kan menyebutkan masih tetap ada, kelak kita saksikan serta kaji sekali lagi. Kan ada kajian, ” tutur Yasonna dalam peluang terpisah.

Ormas mana yang disebut oleh Polri itu memanglah belum juga terang benar. Yang pasti, dalam kurun tiga bln. waktu berlaku Perppu Nomor 2 Th. 2017, pemerintah bisa secara cepat membubarkan ormas yang dapat dibuktikan anti-Pancasila. Ketentuan dalam Perppu itu mempermudah pemerintah membubarkan ormas.

Tetapi, jika Perppu itu tidak diterima DPR, kembali pada ketentuan awal. Pemerintah mesti ikuti prosedur yang panjang dalam pembubaran ormas, terlebih lewat jalur peradilan.

Baca Juga  Ini Bukti KPK Malah Melemahkan Kekuasaannya Sendiri