SHARE

Kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dikerjakan dengan system on-line di Sumatera Utara tidak kunjung selesai. Kesempatan ini berlangsung problem di SMAN 6 Pematangsiantar.

Seseorang siswa bernama Sonya Fransiska Tambunan tidak di terima mendaftar ulang. Walau sebenarnya dia telah dinyatakan lulus dalam pengumuman on-line yang terpampang di website PPDB Sumut.

” Anak itu semalam diminta pulang. Tidak dapat mendaftar ulang. Tuturnya anak ini tidak lulus di sekolah itu. Walau sebenarnya di pengumuman yang on-line itu anak ini lulus lho, ” tutur Sabar Pasaribu, satu diantara keluarga, lewat sambungan telepon, Selasa (11/7/2017).

Sabar mengungkapkan, sesudah peristiwa itu, Sonya yang disebut anak seseorang petani itu cuma dapat menangis karena tidak dapat masuk SMA Negeri 6 Kota Pematangsiantar.

Telah demikian Sonya juga telah melupakan ujian masuk sekolah swasta karna terasa telah lulus di SMA Negeri 6 Kota Pematangsiantar.

” SMA Negeri 6 ini pilihan ke-2. Pilihan pertama SMA Negeri 1 Pematangsiantar. Di SMA 1 dia tidak lulus karna nilainya kalah sama pendaftar beda. Namun bila di SMA Negeri 6 nilainya harusnya lulus serta di pengumuman (dinyatakan) telah lulus, namun waktu daftar ulang dia tidak lulus tuturnya, ” katanya.

Berdasar pada nilai hasil ujian nasional yang didapat Sonya Fransiska Tambunan, dia memperoleh nilai Matematika 82, 5, nilai Bhs Inggris 60, 0, nilai Bhs Indonesia 74, 0, serta nilai Pengetahuan Pengetahuan Alam 60, 0.

Sedang nilai paling rendah yang di terima di SMA Negeri 6 Kota Pematangsiantar, yakni atas nama Bunga Marhamamah Piliang mempunyai nilai Matematika 45, 0, nilai Bhs Indonesia 66, 0, nilai Bhs Inggris 54, 0 serta nilai Pengetahuan Pengetahuan Alam 40, 0.

Kepala SMA Negeri 6 Kota Pematangsiantar, Akhar, mengaku ada ketidaksamaan pada pengumuman yang keluar di on-line serta yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan Sumatera Utara.

” Ada perbedaaan siswa yang diumumkan lewat melalui situs PPDB On-line yang di sampaikan oleh Admin Kota dengan hasil yang di tandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara, ” catat Ahkyar saat di konfirmasi.

Kepala UPT Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar, Darwin, waktu dihubungi mengungkapkan yang lulus serta di terima di sekolah itu yaitu siswa yang diumumkan lewat surat yang di tandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Utara.

” Yang lulus yang ditandatangai oleh Kepala Dinas Sumatera Utara. Bila ini (on-line) saya tidak dapat meyakinkan di terima atau tidak. Soalnya yang berwenang untuk ini yaitu Panitia PPDB yang berada di propinsi, ” katanya pada Anggota DPRD Sumut dari Partai PDI Perjuangan, Sutrisno Pangaribuan.