SHARE

Jakarta – Muhammad Hidayat, orang yang memberikan laporan putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep berstatus jadi tersangka masalah ujaran kebencian (hate speech) di Mapolda Metro Jaya. Masalah itu rupanya telah dilimpahkan ke kejaksaan namun dikembalikan sekali lagi atau P19 karna berkas belum juga komplit.

” P19. Juga akan saya tanyai sekali lagi (ke penyidik), ” tutur Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (10/7/2017).

Hidayat diputuskan jadi tersangka dalam masalah hate speech pada Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. Hidayat dipandang menebarkan ujaran kebencian karna mengedit video Kapolda waktu pengamanan tindakan 411 pada 4 November 2016 lantas, yang dia anggap jadi provokator.

Hidayat pernah ditahan, tetapi lalu pada akhirnya penahanannya ditangguhkan oleh penyidik. Istri Hidayat jadi penjamin penangguhan penahanan itu karna sakit.

Kapolda sendiri tidak bikin pusing masalah itu. ” Itu masalah kecil lah buat saya. Buat saya bagaimana Jakarta aman. Namun, penangguhan tidak menyingkirkan substansi penyidikan, ” paparnya.

Sesaat waktu di tanya, apakah Hidayat juga akan kembali ditahan, Kapolda menyerahkan seutuhnya ke penyidik. ” Ah itu penyidik lah. Sangat kecil itu buat saya. Saya masalahnya Kamtibmas semua Jakarta, ” ucapnya sekali lagi.

” Kelak penyidik lah. Saya Kapolda tidak dapat bicara itu. Bila di rasa butuh, seperti mengulangi perbuatan yang sama, menyingkirkan tanda bukti, mungkin saja mungkin (ditahan sekali lagi). Namun saya tidak dapat memerintahkan untuk menahan, tidak dapat. Karenanya kewenangan dari penyidik, ada kriterianya, ” tegasnya.

Baca Juga  Polda Metro Jaya Bawa Lima ABK Kapal Pengangkut 1 Ton Sabu