SHARE

Untitled-2

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan, aduan yang dilayangkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR telah membuat gaduh dan mengganggu kinerja anggota dewan.

Menurut Fahri, seharusnya saat ini DPR bisa konsentrasi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, yang beberapa waktu lalu sudah diketok palu, namun konsentrasinya terabaikan dengan ulah Sudirman Said.

“Tidanakan Sudirman Said tidak mengerti hukum dan telah mengacaukan kinerja kita (DPR), karena satu bulan lagi, kita akan mengeksekusi APBN 2016 dan fokus ke situ saja,” ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2015).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan, orang yang sudah merekam pembicaraan tersebut tidak memiliki etika, dan tidak mengerti agama. Menurutnya, di agama apapun, melarang umatnya untuk menguping, atau mendengarkan sesuatu hal yang bukan menjadi bagian kepentingannya.

“Adanya merekam percakapan itu sama saja menguping di dalam agama ini dosa besar, dan menguping ini tidak punya moral,” tegasnya.