SHARE
Sufmi Dasco Ahmad: Atmosfir Di Kejaksaan Agung Sudah Tidak Kondusif
Sufmi Dasco Ahmad: Atmosfir Di Kejaksaan Agung Sudah Tidak Kondusif

Ya, atmosfir di kejaksaan agung (kejagung) sudah tidak kondusif. Ini yang menjadi pemicu utama mundurnya Wakil Jaksa Agung Andhi Nirwanto walau masa jabatannya masih tersisa dua tahun. Suasana di kejagung bisa diibaratkan bagai api dalam sekam. Andhi Nirwanto disebut-sebut mengundurkan diri karena sudah tidak tahan dengan banyaknya intrik dari kepemimpinan Jaksa Agung H.M.Prasetyo.

Bermacam-macam memang dugaan publik dari kasus pengunduran diri Andhi Nirwanto tersebut. Kendati demikian, sebagian besar menyebut bahwa ini adalah ekses dari pola kepemimpinan H.M.Prasetyo yang tidak kredibel. Sehubungan dengan itu, Sufmi Dasco Ahmad dari Komisi III DPR mendesak agar institusi kejagung menjelaskan secara terbuka ke masyarakat perihal pengunduran diri salah satu pejabat terasnya itu.

“Hal itu juga patut dilakukan untuk sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat bahwa suasana di kejagung memang sudah tidak kondusif,” demikian antara lain dikemukakan politisi dari Partai Gerindra tersebut. Sufmi juga meminta Andhi Nirwanto menjelaskan penyebab pengunduran dirinya.

“Kita saja masih tidak faham, apakah Andhi Nirwanto mengundurkan diri karena memang sudah tidak betah, karena suasana kejaksaan yang sangat tidak kondusif,” ujar Dasco. Tidak hanya terkait pengunduran dirinya, Sufmi Dasco Ahmad juga meminta Andhi Nirwanto untuk menjelaskan tentang pernyataan kejagung yang tiba-tiba membocorkan sms ancaman yang katanya dari Ketua Umum Perindo, Hary Tanoesoedibjo, saat rapat kerja kejagung dengan Komisi III, pekan silam.

“Makanya kita mengharapkan apakah betul alasan pengunduran diri itu karena ketidakharmonisan di sana. Saya pikir ini membahayakan masa depan Kejaksaan. Dengan Pak Prasetyo yang sangat mungkin mengecewakan banyak orang,” seloroh Sufmi Dasco Ahmad.

Dia menyatakan, tidak tertutup kemungkinan akan ada jaksa lain mundur dari jabatannya apabila benar keadaan di kejagung tidak kondusif.

“Ini makanya kita harus kita tunggu, apakah jaksa-jaksa yang ada punya nurani sama dengan Pak Andi. Itu kalau betul alasan pengundruan diri karena suasana kejaksaan kurang kondusif,” papar Sufmi Dasco Ahmad.