SHARE

Sidang lanjutan kasus e-KTP  kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta,  Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Kamis (13/4) ini.

Ada 10 saksi yang dihadirkan di persidangan ke-9 kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) milik Kemendagri ini. Namun, dari ke-10 saksi ini, tak ada yang bisa dibilang “seksi” sehingga menjadi incaran media.

kukukil
Mereka antara lain saksi yang berasal dari Institut Teknologi Bandung, seperti Dr Ing. Mochammad Sukrisno Mardiyanto (dosen ITB) dan Saiful Akbar (staf pengajar ITB).

Kemudian ada dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), seperti Arief Sartono, Dwidharma Priyasta (PNS di BPPT), Tri Sampurno (staf pusat teknologi informasi dan komunikasi di BPPT), dan Gembong Satrio Wibowanto (staf peneliti pengembangan dan rekayasa pusat teknologi informasi dan komunikasi di BPPT).

Empat sisanya adalah Salius Matram Saktinegara (pensiunan PNS), Muhammad Wahyu Hidayat (Kepala Subdit Sistem Informasi Administrasi Kependudukan pada Ditjen Dukcapil), Benny Kamil (PNS Ditjen Dukcapil), dan Pringgo Hadi Tjahyono (PNS Ditjen Dukcapil)

KPK tengah fokus ke tahap pengadaan proyek. Dugaan penyimpangan-penyimpangan dalam proyek akan mulai diungkap oleh jaksa di sidang kali ini.

 

 

 

Baca Juga  Fahri Hamzah Tegaskan Hak Angket untuk Perbaiki Tugas Mulia KPK, Bukan Sebaliknya