SHARE

Solo – Beberapa entrepreneur taksi di Solo setuju tidak beroperasi hari ini, Selasa (11/7/2017). Hal itu dikerjakan jadi bentuk demonstrasi berkaitan hadirnya taksi ataupun ojek berbasiskan on-line di Solo yang tidak cocok ketetapan.

Seperti di ketahui, taksi on-line Uber mulai beroperasi di Solo serta sekelilingnya mulai sejak sebagian bln. yang kemarin. Terlebih dulu, ojek on-line Go-Jek juga sudah lebih dulu beroperasi. Mereka dipandang tidak mematuhi UU No 22 Th. 2009.

Beberapa ratus sopir taksi dari Kosti, Gelora, Wahyu, Sakura, Bengawan serta Mahkota mengadakan tindakan unjuk rasa di sebagian titik. Sekarang ini mereka masih tetap berkumpul di bundaran Gladag untuk berorasi. Gagasannya mereka akan berunjuk rasa dimuka Balai Kota Surakarta.

Ketua Pengawas Taksi Kosti, Tri Teguh, menyebutkan mogok massal juga akan dikerjakan sampai jam 14. 00 WIB. Semua saluran komunikasi untuk pemesanan ditutup.

” Minta maaf pada orang-orang atas ketidaknyamanannya. Semua akses pemesanan kita tutup hingga jam 14. 00 WIB. Bila kelak belum juga usai, mungkin saja dapat lebih, ” katanya.

Sesaat, Kepala Dinas Perhubungan, Hari Prihatno, menyayangkan sikap beberapa entrepreneur taksi. Semestinya, demonstrasi tidaklah perlu dikerjakan lewat cara mogok massal.

” Taksi ini kan tentu diperlukan orang-orang sekarang ini. Kasihan orang-orang bila tidak terlayani. Semestinya tidak semua sopir turut demo. Beberapa mesti tetaplah bekerja, ” kata Hari.

Baca Juga  Sebagian Taksi Online Mulai Mengurus Izin di Yogya