SHARE

Wakil Ketua Tubuh Pembentukan Ketentuan Daerah (Bampeperda) DPRD DKI Jakarta Merry Hotma menyebutkan, DPRD DKI Jakarta mempunyai tujuan realistis untuk mengesahkan 12 ketentuan daerah (perda) sampai akhir 2017.

Walau sebenarnya, ada 32 program legislasi daerah (prolegda) yang direncanakan dibicarakan pada 2017 dengan Pemprov DKI Jakarta.

” Realistis sampai Desember ya 12 (perda) dapat, ” tutur Merry di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

Merry menjelaskan, dari 12 raperda itu, 9 salah satunya diusulkan Pemprov DKI Jakarta.

Rinciannya, 2 raperda mengenai kearsipan serta perpustakaan telah dibicarakan DPRD DKI Jakarta serta diserahkan ke Kemendagri, 1 raperda mengenai perindustrian yang tetap dalam kajian di DPRD DKI Jakarta, serta 1 raperda mengenai pengelolaan perusahaan umum daerah air Jakarta dikembalikan ke eksekutif karna banyak pasal penambahan.

Lalu, 4 raperda yang lain baru diserahkan Pemprov DKI Jakarta ke DPRD DKI Jakarta.

” Yang baru itu baru masuk 2 minggu waktu lalu, Perda Pasar Jaya, Perda Perpasaran, Perda Manajemen serta Pengembangan PD Pasar Jaya, sama Perda Pajak Penerangan Jalan, ” kata Merry.

Kemudian, ada 1 raperda yang juga akan diserahkan Pemprov DKI Jakarta diluar prolegda, yaitu raperda mengenai ruangan umum terpadu ramah anak (RPTRA). Lalu, 3 raperda yang lain diusulkan DPRD DKI Jakarta.

Ke-3 raperda itu yaitu raperda mengenai system pendidikan, corporate social responsibility (CSR), serta kenaikan tunjangan DPRD DKI.

Raperda mengenai system pendidikan serta CSR adalah sisi dari prolegda, sesaat raperda mengenai tunjangan DPRD DKI keluar karna ada Ketentuan Pemerintah Nomor 18 Th. 2017 mengenai Hak Keuangan serta Administratif Pimpinan serta Anggota DPRD.

Menurut Merry, 32 prolegda yang direncanakan tidaklah tujuan paling utama. Sejumlah 32 prolegda direncanakan untuk berikan motivasi kemampuan anggota dewan.

” Kan kami 32 itu agar ada semangat. Bila kami katakan 11, kelak gemulai 11 ini. Namun bila kami katakan 32, ini kami buat kan ada yang kami kejar, ” ucap Merry.