SHARE

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta dipilih Sandiaga Uno mengakui belum juga ketahui ada saran kenaikan tunjangan DPRD DKI. Kenaikan tunjangan diusulkan sampai 4 kali lipat.

” Kami belum juga di-publish problem kenaikan tunjangan ini, ” kata Sandiaga pada wartawan di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017).

Sandiaga tidak menyikapi waktu di tanya masalah etis tidaknya besaran kenaikan tunjangan itu. ” Memanglah telah gede ya? Saya belum juga dibrief problem ini, ” katanya.

DPRD DKI telah mengadakan rapat kelanjutan dengan Tubuh Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) serta Biro Hukum Pemprov DKI mengulas gagasan kenaikan tunjangan anggota Dewan. Saran rancangan perda (raperda) berkaitan PP Nomor 18 Th. 2017 jadi gagasan dewan.

” Hasil rapat hari ini, untuk perda itu diinisiasi oleh DPRD DKI. Karna kan kita lihat eksekutif banyak kerjanya hingga kita saja yang menginisiasi, ” tutur Wakil Ketua Tubuh Legislatif (Baleg) DPRD DKI Merry Hotma di kantor DPRD DKI,

Raperda yang disusun menurut Merry tidak cuma berkaitan dengan urgensi kenaikan tunjangan. Perda itu mesti rampung kurun waktu 3 bln. sesudah PP Nomor 18 Th. 2017 mengenai Hak Keuangan serta Administratif Pimpinan serta Anggota DPRD diterbitkan.

Gagasannya DPRD DKI juga akan lakukan studi banding ke Yogyakarta untuk mengulas pengaturan rancangan perda kenaikan tunjangan. DPRD DIY diambil karna telah lebih dahulu lakukan kajian raperda.

Baca Juga  Sandi Klarifikasi Syarat Rumah DP 0 Persen