SHARE

New Delhi – Rakyat India resmi mempunyai presiden baru. Komisi Pemilu menginformasikan, Ram Nath Kovind (71), seseorang politisi dari Partai Bharatiya Janata (BJP) menang dengan pencapaian nada 65, 6 % atas Meira Kumar, bekas diplomat yang dicalonkan pihak oposisi Partai Kongres.

Tidak lama sesudah kemenangannya diumumkan, Kovind menyebutkan kalau ia mengerti tanggung jawab besar atas jabatannya. Ia memberikan, ini adalah waktu yang begitu emosional baginya.

” Saya tidak sempat berfikir juga akan jadi presiden. Itu tidak sempat jadi maksud saya, ” ungkap Kovind yang mengatakan terpilihnya ia jadi ” lambang kebesaran demokrasa India ” seperti Liputan6. com kutip dari Al Jazeera pada Jumat (21/7/2017).

Kovind yang disebut seseorang pengacara terlahir dalam keluarga petani sederhana di Uttar Pradesh, satu negara sisi yang berpenduduk paling padat.

Kemenangan Kovind bersejarah mengingat ia adalah warga dari komune Dalit ke-2 yang dipilih jadi presiden Negeri Hindustan. Terlebih dulu, ada Kocheril Raman Narayanan yang menempati kursi itu. Ia menjabat pada 1997 sampai 2002.

Presiden India diambil oleh satu electoral college yang anggotanya terbagi dalam majelis parlemen serta majelis negara. Kenyataan ini terang untungkan BJP serta sekutunya jadi partai pemerintah.

Di India, presiden cuma berperan jadi kepala negara. Sesaat, kekuasaan eksekutif berada di tangan perdana menteri yang sekarang ini dijabat oleh Narendra Modi.

PM Modi sendiri memberikan pujian pada ke-2 calon presiden. Lewat sosial media Twitter, ia mencuit kalau kampanye Kumar ” ada dalam semangat etos demokrasi serta nilai-nilai yang membuat semuanya bangga “.

Dalam kicauannya yang beda, Modi memposting photo dianya dengan Kovind. Photo itu di ambil 20 th. kemarin.

” 20 th. lantas serta saat ini… senantiasa jadi kelebihan untuk mengetahui Anda, presiden dipilih, ” catat Modi menyikapi berita kemenangan Kovind.

Beberapa analis menyebutkan, terpilihnya Kovind juga akan menolong Modi menguatkan cengkeraman kekuasaannya. Diluar itu, peristiwa ini juga akan menolong kirim satu pesan perlu untuk Dalit, satu komune yang mulai sejak lama terpinggirkan bahkan juga dipandang untouchable’ dengan kata lain ‘haram’ untuk disentuh.

Hujan mengguyur New Delhi mulai sejak pagi pada Kamis tempo hari, hari dimana kemenangan Kovind diumumkan.

” Sekarang ini ada demikian banyak Ram Nath Kovinds di negara ini yang basah kuyup, bercocok tanam, bekerja jadi buruh, berusaha keras untuk makan satu malam, ” tuturnya kembali kenang kehidupan kecilnya.

Ia memberikan, ” Saya menginginkan menyebutkan pada mereka kalau Ram Nath Kovind dari desa Paraukh juga akan pergi ke istana kepresidenan jadi perwakilan mereka “.

Kovind dijadwalkan juga akan disumpah pada 25 Juli. Ia juga akan menukar Pranab Mukherjee, seseorang politisi veteran dari partai Kongres, yang waktu jabatan lima tahunnya juga akan selesai pada 24 Juli.

Meski cuma jabatan seremonial, tetapi presiden di India memegang peranan kunci bila berlangsung krisis politik.