SHARE

Jakarta – Politikus muda dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany menyikapi ‘kuliah tweet’ yang didapatkan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Ia menilainya tweet itu kurang cocok karna menjurus ke ranah personal.

” Saya rasa, bila dengan personal menginginkan berikan nasehat, tidak apa. Namun saya terasa pertanyaan awal saya belum juga dijawab. Lagi, ini bukanlah gosip pribadi, namun gosip umum, ” tutur Tsamara waktu dihubungi, Rabu (12/7/2017).

Tsamara memohon Fahri menyikapi lebih serius pernyataannya. Ia terasa pertanyaannya sampai kini mengenai hak angket KPK belum juga terjawab.

” Lagi ini bukanlah problem saya pribadi serta Pak Fahri. Ini gosip umum yang harusnya memperoleh respon lebih serius, ” kata mahasiswa semester VI ini.

Sampai sekarang ini, Tsamara masih tetap menanti jawaban sebagai konsentrasi intinya. Ia mengharapkan Fahri tidak salah konsentrasi dengan mengarah Tsamara dengan pribadi.

” Saya masih tetap menanti jawaban yang masih tetap jadi concern paling utama saya, yakni masalah tuduhan-tuduhan Pak Fahri. Keinginan saya, Pak Fahri tidak konsentrasi pada saya dengan pribadi, namun konsentrasi pada gosip besar sebagai perbincangan kita, yakni masalah KPK serta hak angket DPR, ” ucap Tsamara.

Terlebih dulu, Fahri Hamzah men-tweet beberapa kalimat yang diperuntukkan pada Tsamara. Ia mengatakan selamat datang ke dunia politik serta berikan nasehat pada Tsamara.

” Selamat datang @TsamaraDKI dalam jagad politik yang kau anggap nista. Bernafaskan, berhati-hatilah karna tidak gampang, ” catat satu diantara cuitan dari akun @Fahrihamzah hari ini.

Baca Juga  RUU Pemilu, Fahri Hamzah Satu Suara dengan PKS