SHARE

Senin (8/5) ini, sidang kasus dugaan korupsi  proyek e-KTP Kemendagri kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Jakarta Pusat.  Sebagaimana biasa, persidangan direncanakan dimulai pukul 09.00 WIB.

Ada tujuh saksi yang dihadirkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam persidangan ke-12 ini.

Yang menarik, dua diantara ke-7 saksi adalah pengacara, yang salah satunya pengacara kondang yakni Hotma Sitompul. Seorang pengacara lainnya adalah Mario Cornelio Bernardo.

hotma
Hotma Sitompul

Lainnya,  Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Wakil Presiden Iman Bastari, Kasubdit Pelayanan Informasi Direktorat Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Heru Basuki, Auditor Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mahmud Toha Siregar.

Juga, Lydia Ismu Martyati Anny Miryanti yang  PNS Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri,  dan Asniwarti, Staf Ditjen Anggaran Kemenkeu.

Kasus e-KTP Kemendagri sudah menetapkan tiga terdakwa, yakni Irman, Sugiharto, dan Andi Agustinus.

sidangku
Irman dan Sugiharto

Dua terdakwa yang disebut terdahulu, Irman dan Sugiharto,  melakukan korupsi hingga merugikan negara Rp 2,3 triliun. Sementara, Andi Agustinus atau juga akrab dipanggil Andi Narogong diduga sebagai pemeran utama dalam bagi-bagi jatah proyek senilai Rp 5,9 triliun.

Proses persidangan yang sudah digelar untuk ke-13 kalinya di PN Tipikor ini masih untuk terdakwa Irman dan Sugiharto. Sidang untuk Andi Narogong belum.

Baca Juga  Mario Cornello Bernardo, Perantara Paulus Tanos