SHARE

Washington DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pujian pada kemenangan Irak atas grup radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Mosul. Trump mengatakan selamat pada Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, atas kemenangan itu.

” Pasukan militer Irak yang di dukung Amerika Serikat serta koalisi global, sudah membebaskan kota Mosul dari mimpi jelek panjang dibawah kekuasaan ISIS, ” ucap Trump dalam pernyataannya, waktu memberikan pujian pada PM Kekal, seperti ditulis AFP, Selasa (11/7/2017).

” Kami mengatakan selamat pada Perdana Menteri Kekal, pasukan militer Irak serta semua rakyat Irak untuk kemenangan atas teroris sebagai musuh semua orang beradab, ” tambah Trump.

Dalam pernyataannya, Trump mengklaim ada ‘kemajuan luar biasa’ dalam pertempuran melawan ISIS. ” Semakin banyak (kemajuaan) dalam enam bln. paling akhir di banding satu tahun lebih paling akhir mulai sejak ISIS jadi ancaman besar, ” klaimnya.

” Kemenangan di Mosul, kota yang sempat jadi tempat ISIS menginformasikan kekhalifahannya, menyaratkan hari-hari ISIS di Irak serta Suriah juga akan selekasnya selesai. Kita selalu menguber kehancuran keseluruhan ISIS, ” tegas Trump.

Kemenangan atas ISIS di Mosul sudah resmi diumumkan oleh PM Kekal pada Senin (10/7). PM Kekal terjun segera ke Mosul sisi barat, yang barusan dibebaskan dari ISIS. Dia mengemukakan deklarasi kemenangan atas ISIS segera dari tempat itu.

” Kemenangan kita hari ini, yaitu kemenangan atas kegelapan, kemenangan atas kebrutalan serta terorisme, serta saya umumkan disini… pada semua dunia hari ini, akhir serta kegagalan serta keruntuhan teroris Daesh, ” tegas PM Kekal mengacu pada nama Arab ISIS.

” Operasi ini dikerjakan Irak dengan rencana serta keberhasilan serta aplikasi, ” paparnya, sambil berterima kasih pada ‘seluruh negara yang berdiri dengan Irak dalam perang melawan terorisme’.

Baca Juga  Militan ISIS Nikahi Paksa ABG Asal Indonesia

Kemenangan atas ISIS dicapai sesudah 9 bln. pertempuran sengit di Mosul sisi barat. Pasukan militer Irak didukung dari koalisi internasional pimpinan AS, yang menolong lewat udara juga lewat kursus.