SHARE

HANOI – Dewan Rakyat Hanoi, Vietnam sudah menyarankan ketentuan untuk menarik motor tua dari peredaran, karna dipandang bisa keluarkan zat polusi yang beresiko untuk lingkungan. Angka dari Departemen Kepolisian Lantas Lintas di Kementerian Lantas Lintas Vietnam tunjukkan, hingga Desember th. lantas, ada lebih dari 49 juta sepeda motor yang beroperasi di semua negeri.

Di Hanoi saja, ada lebih dari 5, 2 juta sepeda motor yang beroperasi, yang setengahnya dilaporkan di produksi pada 1990-an. Sepeda motor tua dipercaya jadi satu diantara banyak penyebabnya kecelakaan jalan raya.

Riset yang dikerjakan oleh Komite Nasional Keselamatan Lantas Lintas Vietnam th. lantas tunjukkan ada keterikatan pada umur kendaraan dengan jumlah kecelakaan di jalan raya. Resiko kecelakaan pengemudi yang sepeda motornya sudah dikendarai sepanjang kurang dari lima th., semakin lebih rendah di banding resiko kecelakaan pengemudi yang sepeda motornya sudah dikendarai sepanjang 10 th..

Ibu Kota Vietnam juga akan Bersih dari Sepeda Motor pada 2030

Sepeda motor yaitu alat transportasi paling utama untuk warga Vietnam, sampai penuhi nyaris 90 % keperluan transportasi. Tetapi, walau sepeda motor cuma konsumsi 56 % bensin, motor keluarkan 94 % hidrokarbon, 87 % karbon monoksida, serta 57 % oksida nitrogen dari keseluruhan emisi kendaraan bermotor.

Ditulis dari Vietnam News, selama ini, tak ada regulasi di Vietnam yang mengatur berapakah lama kendaraan bermotor dapat dipakai. Sesaat di banyak negara, kontrol pembuangan emisi dari sepeda motor yang sudah dipakai lebih dari lima th., harus dikerjakan.

Dewan mengaku, proses kontrol emisi sepeda motor ini yaitu problem yang rumit serta peka karna beberapa besar yang memiliki kendaraan tua yaitu orang-orang yang berpendapatan rendah. Mulai Juli sampai 31 Desember 2019, kota ini juga akan lakukan tes debet emisi pada sepeda motor dengan kemampuan silinder lebih dari 175cu. cm serta menarik kendaraan yg tidak layak.

Baca Juga  Vietnam Hentikan Pengeboran di Laut China Selatan Usai Diancam China

Hanoi juga sudah menyarankan supaya pemerintah pusat memohon Kementerian Perhubungan untuk membuat dokumen hukum resmi yang mengatakan persyaratan pengujian emisi sepeda motor. Dokumen itu dapat juga mengatakan jumlah denda untuk yang memiliki kendaraan yang tidak mematuhi ketentuan.