SHARE

Semua fraksi di DPR diharapkan mengirimkan anggotanya untuk Panitia Khusus Hak Angket KPK. Hingga saat ini masih tinggi keyakinan bahwa tak ada fraksi yang konsisten menolak keberadaan pansus hak angket terhadap KPK ini.

“Dulu ada Pansus Bank Century. Yang paling keras menolak, namanya Partai Demokrat,” papar Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah.

Namun, Demokrat akhirnya luluh juga dan bergabung di dalam Pansus Bank Century. Bahkan, lanjut Fahri, Demokrat yang paling banyak mengirimkan wakil ke Pansus Bank Century.

“Karena mereka tahu, begitu mereka tidak mengirim, Pansus tak akan terkendali. Tetapi begitu mereka mengirim, tentu ada perdebatan di dalamnya dan arah Pansus akan ditetapkan secara bersama-sama,” ungkap politisi ulung dari PKS ini.

hamzah
Fahri Hamzah

Fahri menambahkan, semua fraksi wajib mengirimkan perwakilan ke Pansus. Pasalnya, Pansus sudah terbentuk dan segera bekerja.

Sejauh ini, telah ada lima fraksi yang mengirimkan perwakilan, masing-masing PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Hanura, dan PPP. Fraksi lain ditunggu. “Fraksi akan disurati jadwal rapat-rapat yang direncanakan oleh sekjen DPR. Tentunya,” tandas dia.

Persetujuan hak angket kepada KPK dimaksudkan bukan untuk memperlemah KPK, ini disampaikan Fraksi Hanura.

“Kan kita harus memastikan kepada masyarakat ini bukan dalam konteks melemahkan KPK,” ujar Dadang Rusdiana, sekretaris Fraksi Hanura.

dadangrusdiana
Dadang Rusdiana

Dadang menjelaskan, keikutsertaan Hanura dalam Pansus untuk mengawal jalannya rapat. Hanura tidak ingin kecolongan, apalagi disadari Dadang, ini adalah hasil dari keputusan rapat paripurna.

“Kalau ada fraksi yang tak ikut, padahal sudah diputuskan paripurna, itu bahaya, terutama secara substantif bisa jadi angket ini disalahgunakan,” ujar dia.

Lebih lanjut Dadang menilai, fraksi yang tak mengirimkan wakilnya dapat diusut atau dinilai melanggar tata tertib. Dadang tidak ingin Hanura diproses Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Baca Juga  KPK Jangan Merasa Paling Benar

“Sejauh ini hanya PKS yang ngotot tidak akan kirim anggotanya ke Pansus KPK, fraksi lainnya sudah siap memasukkan namanya,” papar Dadang.

Dari Hanura, nama anggoga yang dikirim adalah Dossy Iskandar.

“Maka semua pihak, termasuk Hanura yang mendukung pemerintah, tentunya harus menjaga angket berada di jalam yang benar,” terang Dadang.