SHARE

Jepara – Warga di perbatasan Kabupaten Jepara serta Demak, Jawa Tengah tetaplah melalui jembatan Bungpres walau keadaannya rusak. Balok-balok jembatan kayu beberapa besar lapuk serta bagian pengaman juga sudah patah.

Walau keadaannya telah rusak, jembatan yang masuk lokasi Desa Gerdu Kecamatan Pecangaan, Jepara itu masih tetap dapat dilewati. Tetapi warga yang melintas mesti waspada supaya tidak terjatuh.

Walau sebenarnya, banyak warga yang melintas di jembatan itu sehari-harinya baik pagi serta sore hari. Keadaan jembatan yang rapuh itu membahayakan keselamatan pemakai, mengingat panjang jembatan 120 mtr. dengan ketinggian sekitaran 4 mtr. dari permukaan air sungai.

Jembatan itu mempunyai lebar sekitaran 2, 5 mtr.. Sedang kontruksi jembatan terbagi dalam tiang penyangga beton serta kerangka terbuat dari baja.

Jembatan yang ada di dekat Bendungan Karet Bungpes (Kembung Kempes) itu juga jadi akses warga Dusun Godang menuju pemerintah Desa Gerdu. Dusun Godang sendiri bersebelahan dengan Desa Mutih Kulon Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.

Warga yang melalui jembatan ini sudah pasti mesti waspada. Seperti Sarbini (60), ia mesti bertukaran dengan beberapa pengendara motor yang menginginkan melalui jembatan itu. Sehari-hari ia memakai jembatan itu untuk bekerja jadi pemelihara lembu.

” Saya warga Gerdu, namun sehari-harinya bekerja di Dusun Godang di seberang jembatan untuk pelihara sapi, ” tuturnya, Jumat (21/7/2017).

Menurut dia jembatan itu memanglah sudah lama alami rusaknya. Pemerintah setempat berjani juga akan melakukan perbaikan namun sampai saat ini belum juga terwujud.

” Bila beritanya th. 2011 juga akan ada perbaikan, namun hingga saat ini tidak juga dikerjakan, ” tuturnya.

Warga beda Sarlan (65) menyebutkan jembatan itu sudah lama rusak namun warga tetaplah memakainya. Sebab jembatan itu adalah akses penghubung lokasi beda yang jaraknya lebih dekat. Tetapi bila melalui jembatan beda jaraknya lebih jauh sekitaran 3 km.

Baca Juga  Daripada Jadi Penenun, Anak Muda Jepara Memilih Kerja di Pabrik

” Bila jembatan beda telah dibenarkan. Hanya ini yang belum juga. Walau sebenarnya warga masih tetap memakai jadi penghubung, untuk mengangkut hasil pertanian dari sini (Gerdu) ke Demak, ” kata Sarlan.