SHARE

Jakarta – Banjir kembali menempa lokasi RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Warga mengharapkan normalisasi Kali Sunter yang pernah berhenti th. 2014 dikerjakan.

Ketua RW 04, Irwan, menyebutkan mulai sejak banjir besar yang menempa pada Februari lantas belumlah ada pelaksanaan normalisasi Kali Sunter dari pemerintah. Dia mengharapkan Pemerintah DKI selekasnya meneruskan pelaksanaan normalisasi kali itu.

” Keinginan memanglah dari dahulu segara dinormalisasi serta selekasnya ditangani kembali normalisasi Kali Sunter yang berhenti mulai sejak th. 2014, ” terang Irwan di RW 04, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Senin (10/7/2017).

Irwan mengatakan aksi yang dikerjakan baru cuma pengerukan di kali itu. Tetapi hal tersebut belum juga dirasa ada perubahan yang penting.

” Baru cuma dari Sudin Kebersihan Tubuh Air mengeruk sendimen-sendimen yang menumpuk di Kali Sunter. Itu juga belumlah ada belum juga tampak ada faedahnya. Bila ada hujan dengan intensitas tinggi turun jadi banjir akan menempa RW 04, ” ungkap Irwan.

Banjir besar itu sempat menempa lokasi Cipinang Melayu pada bln. Februari 2017 kemarin. Mengakibatkan beberapa ribu warga sangat terpaksa mesti diungsikan ke tempat yang lebih aman. Irwan menyatakan bila normalisasi Kali Sunter tidak selekasnya dikerjakan tidak mungkin RW 04 Cipinang Melayu terlepas dari banjir. ” Karna tidak ada normalisasi tidak mungkin berlangsung di RW 04 ini akan bebas banjir, ” kata Irwan.

Disamping itu satu diantara warga Harti terasa terganggu dengan banjir yang beberapa selalu menempa tempat tinggalnya. Harti inginkan segara dikerjakan pelaksanaan tanggul di Kali Sunter. ” Belum juga ditanggul, ya keinginannya selekasnya ditanggul. Lawong tinggal dikit saja paling tinggal sebagian mtr. doang hingga pintu air sana, ” papar Harti di tempat banjir RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur.