SHARE
Setya Novanto, saat rapat paripurna DPR pilih untuk tak mencapuri urusan hak angket.

Warga DKI Jakarta akan menentukan pilihannya untuk Gubernur dan Wakil Gubernur 2017-2021 pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, Rabu, 19 April besok.

Warga akan mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) di wilayahnya masing-masing untuk memilih pasangan nomor 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat, atau pasangan nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.

Sebubungan dengan hampir tibanya ke saat pemungutan suara untuk menentukan gubernur dan wakil gubernur untuk lima tahun kedepan itu, Ketua DPR RI Setya Novanto mengimbau warga Ibu Kota untuk ikut menyukseskan tahapan final dari Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 ini. Pilihlah calon sesuai dengan hati nurani yang dianggap cocok memimpin Ibu Kota dalam lima tahun mendatang.

“Mari berbondong-bondong ke TPS dan menghindari golput (tidak menggunakan hak pilih). Sebab, warga Jakarta adalah penentu sejarah masa depannya sendiri,” kata Setya Novanto, Selasa (18/4).

tps

Setya Novanto menyampaikan, kualitas Pilkada DKI Jakarta 2017 akan sangat bergantung pada kedewasaan dan kematangan dalam menjalani proses demokrasi. Partisipasi dan keterlibatan didasarkan atas rasionalitas, bukan atas dasar mobilisasi ataupun paksaan.

Politikus Golkar itu mengapresiasi kesungguhan pihak yang terlibat dalam seluruh tahapan Pilkada. Kesungguhan ini merupakan bagian dari keseriusan dalam mengawal masa depan.
“Sebab, calon pemimpin yang akan terpilih lahir dari dan untuk rakyat. Calon yang merepresentasikan keinginan bersama dan kepentingan seluruh rakyat Jakarta,” ucapnya.

Ketua DPR menilai bahwa masa depan kehidupan yang lebih baik akan dihasilkan lewat Pilkada yang berkualitas dan menjamin keterlibatan seluruh warga dalam kesempatan untuk memberi suara di TPS. Dia tak ingin seluruh permasalahan yang masih mengganjal dan menjadi polemik merusak proses demokrasi.

Baca Juga  Gamawan Fauzi Minta Dikutuk, Ini Kata Netizen

Oleh karena itu, dia meminta aga seluruh permasalahan sebaiknya diselesaikan dengan cepat dan tepat. Menurutnya, kualitas Pilkada DKI Jakarta mempertaruhkan demokrasi sejati yang diidam-idamkan. “Sehingga mampu menjadi contoh yang baik bagi Pilkada di daerah-daerah lainnya di seluruh Indonesia,” papar Ketua DPR Setya Novanto.