NASIONALISME.NET, Semarang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 34 melaksanakan kegiatan Eco Print dengan tema “Daun Berwarna Kain Bercahaya” pada Sabtu 24 Januari 2026 pukul 09.00 WIB di MI Infarul Ghoy 2. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui seni ramah lingkungan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap alam sejak usia dini dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar lingkungan sekolah.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pengertian Eco Print. Mahasiswa KKN menjelaskan bahwa Eco Print merupakan teknik mencetak motif pada kain menggunakan bahan alami seperti daun dan bunga, tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya. Teknik ini dinilai ramah lingkungan karena memanfaatkan kekayaan alam sekaligus mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN juga menjelaskan manfaat Eco Print, antara lain sebagai sarana mengekspresikan kreativitas, mengenalkan seni berbasis alam, serta menumbuhkan kesadaran siswa untuk memanfaatkan sumber daya alam secara bijak. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
Setelah sesi penjelasan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan Eco Print pada totebag. Siswa diajak untuk memilih berbagai jenis daun dengan bentuk dan tekstur yang berbeda, kemudian menyusunnya di atas kain totebag sesuai dengan kreativitas masing-masing. Mahasiswa KKN mendampingi siswa dalam setiap tahapan proses, mulai dari penataan daun, proses pencetakan, hingga melihat hasil akhir motif yang tercetak pada kain.
Selama proses praktik, siswa terlihat sangat antusias dan aktif berpartisipasi. Mereka saling berdiskusi, bertanya, serta menunjukkan rasa bangga terhadap hasil karya yang berhasil mereka buat sendiri. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas dan ketelitian, tetapi juga mengajarkan kesabaran serta tanggung jawab siswa terhadap hasil karyanya.
Sebagai penutup kegiatan, mahasiswa KKN mengajak siswa untuk melakukan refleksi melalui kegiatan ice breaking. Ice breaking dilakukan untuk mencairkan suasana sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan perasaan dan kesan selama mengikuti kegiatan Eco Print. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk menyampaikan apa yang mereka pelajari, bagian yang paling mereka sukai, serta pesan moral yang dapat diambil dari kegiatan tersebut, khususnya terkait kepedulian terhadap lingkungan.











