NASIONALISME.NET, Pekalongan — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro TIM I Kelompok 43 Tahun 2026 melaksanakan program Transformasi Brand Visibility Produk UMKM Desa Bukur sebagai bentuk pendampingan pemasaran berbasis digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan ini difokuskan pada upaya pengenalan produk secara lebih luas melalui penguatan identitas merek dan pemanfaatan platform media sosial.
Salah satu mahasiswa KKN Universitas Diponegoro, Febrina Ayu Putri Adrian dari Prodi Manajemen dan Administrasi Logistik, selaku pelaksana program promosi digital dan brand visibility, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM Desa Bukur agar produknya lebih dikenal oleh masyarakat luas, khususnya di luar wilayah desa. Pendampingan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi dan kesiapan masing-masing pelaku UMKM, baik dari segi produksi, kemasan, maupun kemampuan pemasaran digital.
“Kegiatan ini kami rancang untuk memperkenalkan produk UMKM Desa Bukur melalui media digital agar memiliki identitas merek yang lebih kuat dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” jelas Febrina.
Pelaksanaan promosi digital dilakukan secara bertahap sejak 19 Januari 2026 melalui pembuatan dan pengelolaan konten promosi pada akun TikTok @kkndesabukur2026. Konten yang diunggah berfungsi sebagai media informasi sekaligus sarana promosi produk UMKM. Selain itu, mahasiswa KKN juga memberikan pendampingan yang disesuaikan dengan kemampuan produksi dan distribusi masing-masing pelaku usaha.
Puncak kegiatan promosi digital dilakukan melalui siaran langsung (live) di platform TikTok pada tanggal 25–26 Januari 2026. Melalui kegiatan live tersebut, produk-produk UMKM Desa Bukur ditampilkan dan ditawarkan secara langsung kepada audiens, sehingga memungkinkan terjadinya interaksi antara penjual dan calon konsumen secara real time. Beberapa UMKM difokuskan pada promosi konten, sementara UMKM yang telah siap dari segi kemasan dan distribusi di promosikan secara langsung selama siaran berlangsung.

Kegiatan promosi digital ini mendapatkan respons positif dari pelaku UMKM. Mereka menilai bahwa pemasaran melalui media digital, khususnya TikTok, memberikan peluang baru untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan produk. Selama dua hari pelaksanaan live TikTok, tercatat capaian penjualan sebanyak 9 pcs produk hotpants dan 12 pack produk keripik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap promosi digital dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Bukur untuk terus mengembangkan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan visibilitas brand, serta memperluas akses pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital.
Penulis: Febrina Ayu Putri Adrian
Mahasiswa Prodi Manajemen dan Administrasi Logistik











