Bangun Logika Digital Sejak Dini, KKN UPGRIS Kelompok 17 Latih Coding Siswa Kelas 5 SDN 2 Candirejo

Avatar photo

NASIONALISME.NET, Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 17 melaksanakan kegiatan pengenalan coding untuk siswa kelas 5 SDN 2 Candirejo pada Minggu (26/1/2026). Kegiatan ini didampingi langsung oleh Kepala Sekolah SDN 2 Candirejo, Bapak Abdullah, dan bertujuan memperkenalkan dasar-dasar pemrograman kepada generasi muda sejak dini.

Kegiatan coding yang berlangsung meriah di ruang kelas 5 SDN 2 Candirejo diikuti dengan antusias oleh puluhan siswa. Para mahasiswa KKN mengajarkan konsep dasar pemrograman melalui platform visual seperti Scratch, dengan materi yang mencakup logika berpikir komputasional, algoritma sederhana, dan pembuatan animasi dasar.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Pengenalan coding sejak dini sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital. Terima kasih kepada mahasiswa KKN UPGRIS yang telah berbagi ilmu,” ujar Kepala Sekolah SDN 2 Candirejo, Bapak Abdullah, saat meninjau kegiatan.

Para siswa kelas 5 diajak membuat program sederhana seperti animasi karakter bergerak dan game edukatif dasar. Metode pengajaran yang interaktif dan menyenangkan membuat siswa antusias mengikuti setiap sesi. Mahasiswa KKN juga memberikan tips dasar logika pemrograman dan mendorong siswa untuk terus berlatih di rumah.

Salah satu siswa kelas 5, Ahmad Rizky, mengaku sangat senang dengan kegiatan ini. “Saya baru pertama kali belajar coding, ternyata seru! Saya ingin belajar lebih banyak lagi membuat game sendiri,” ungkapnya dengan semangat.

Ketua Kelompok 17 KKN UPGRIS menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan pendidikan digital. “Kami ingin menanamkan literasi digital sejak dini kepada adik-adik kita. Coding tidak hanya tentang komputer, tapi juga melatih logika dan kreativitas,” jelasnya.

Kepala Sekolah Bapak Abdullah berharap kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk pengembangan kurikulum digital di SDN 2 Candirejo. “Ke depan, sekolah akan terus mengadakan kegiatan serupa dan berharap ada kelas coding reguler bagi siswa,” tuturnya.

Kegiatan pengenalan coding ini diakhiri dengan pembagian sertifikat partisipasi kepada seluruh siswa kelas 5 dan sesi foto bersama Kepala Sekolah Bapak Abdullah dan tim KKN UPGRIS.

Editor: Hafizh Abqori, Tim NASIONALISME.net