NASIONALISME.NET, Malang — Indonesia masih berada pada tahap negara berkambang, dan sebagai negara yang masih pada fase menuju kemajuan tersebut perlu terus berupaya melakukan peningkatan kualitas pembangunan ekonomi yang secara simultan juga harus diikuti oleh peningkatan sumber daya manusia nya (Jannatur et al., 2025). Terdapat hubungan antara perekonomian dan juga kualitas sumber daya manusia, dimana korelasi antara dua variabel tersebut bersifat mutlak tidak bisa dipisahkan satu sama lain.
Lebih spesifik bahwa perkembangan ekonomi yang ada di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan bangsa atau orang-orang yang menjalankannya dalam melakukan pengelolaan terhadapnya, dimana pengelolaan yang optimal bisa dilakukan dengan melakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia nya (Wahid et al., 2024).
Era globalisasi dan revolusi 4.0 sekarang, kompetensi ekonomi antarnegara semakin ketat, sehingga negara dengan SDM yang berkualitas akan meningkatkan keterampilan bekerja dan produktif ,sehingga pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan menigkat dan mampu bersaing secara global. Ketika kualitas sumber daya manusia dapat dikelola dengan baik terlebih khusus dalam hal kualitas. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat ditentukan oleh investasi pada kualitas SDM, seperti pendidikan, pelatihan, kesehatan, literasi digital, dan pengalaman kerja. Semakin tinggi kualitas modal manusia, semakin tinggi produktivitas sehingga mendorong perkembangan ekonomi nasional (Putra, 2024).
Kualitas sumber daya manusia sangat penting, karena SDM yang berkualitas akan meningkatkan daya saing secara global dan mampu beradaptasi dengan teknologi baru , jadi SDM yang berkualitas akan mendorong pertumbuhan ekonomi. SDM berkualitas tidak hanya mendorong peningkatan produktivitas nasional, tetapi juga memperkuat daya saing bangsa dalam menghadapi arus globalisasi dan transformasi.
Pendidikan dan inovasi merupakan dua pilar fundamental yang menopang pengembangan SDM, sebab pendidikan membekali individu dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter, sedangkan inovasi menumbuhkan kreativitas serta kemampuan adaptif dalam menjawab tantangan global (Zulkarnaen, 2024). Pendidikan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia suatu negara (Maki et al., 2022). Negara berkembang seperti Indonesia perlu memberi perhatian khusus pada pengembangan pendidikan yang berkualitas sehingga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan juga mempercepat laju perekonomian bangsa.
Peran SDM dalam Peningkatan Daya Saing Indonesia
Sumber daya manusia (SDM) memiliki peranan yang vital dan juga sebagai daya tawar utama suatu negara untuk memperoleh keunggulan yang lebih dibandingkan negara lain ditengah perubahan ekonomi global yang sudah semakin kompetitif. Persaingan antarnegara tidak lagi hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam, melainkan oleh kemampuan suatu bangsa dalam mengelola, mengembangkan, dan memanfaatkan kualitas sumber daya manusianya secara optimal. Dengan kondisi tersebut, kualitas SDM menjadi faktor penentu dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, serta daya saing nasional. Negara yang mampu membangun SDM unggul akan memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif yang berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi.
Sumber daya manusia (SDM) memainkan peran kursial dalam menentukan daya saing bangsa. SDM berkualitas tercermin dari tingkat pendidikan, kesehatan, serta keterampilan yang dimiliki oleh penduduk usia produktif. Pendidikan berperan penting dalam membekali imdividu dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta menumbuhkan cara berpikir yang kritis, inovatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Individu yang memiliki pendidikan yang memadai cenderung lebih mampu meningkatkan produktivitas kerja dan berkontribusi secara efektif dalam proses pembangunan ekonomi. Di sisi lain, kondisi kesehatan yang optimal memungkinkan individu utuk berperan secara maksimal dalam berbagi aktivitas ekonomi dan sosial. Tenaga kerja yang sehat akan memiliki daya tahan kerja yang lebih baik, tingkat absensi yang rendah, serta kemampuan bekerja secara berkelanjutan (Kaloko, Nermelita et al., 2025).
Kualitas SDM dengan kapasitas unggul menjadi kunci strategis dalam mendorong produktivitas nasional dan meningkatkan efisiensi kerja di berbagai sektor ekonomi. Indonesia sebagai negara berkembang masih menghadapi tantangan berupa ketimpangan kualitas pendidikan, keterbatasan keterampilan tenaga kerja, serta rendahnya produktivitas dibandingkan dengan negara-negara maju. Oleh hal tersebut, penguatan kualitas SDM menjadi faktor utama dalam pembangunan nasional. SDM dengan kapasitas yang berkualitas mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, menghasilkan output yang bernilai tambah lebih tinggi, serta menciptakan keunggulan bersaing yang berkelanjutan (Aji et al., 2023).
Sumber daya manusia (SDM) berkualitas berperan penting dalam meningkatkan daya saing Indonesia. Sumber daya manusia (SDM) memegang peranan penting dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional, terutama melalui peningkatan produktivitas kerja serta kemampuan menyesuaikan diri terhadap kemajuan teknologi. Tingginya produktivitas tenaga kerja mencerminkan kapasitas SDM dalam mengelola dan memanfaatkan sumber daya secara efektif guna menghasilkan output yang maksimal. Tenaga kerja yang dibekali keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan industri akan lebih siap menghadapi perubahan teknologi dan sistem kerja modern. Oleh hal tersebut, negara yang memiliki SDM berkualitas umumnya didukung oleh struktur ekonomi yang kokoh dan memiliki keunggulan kompetitif yang lebih baik di tingkat global (Mintawati & Purnama, 2024).
Dengan hal tersebut, SDM berkualitas tidak hanya mendorong peningkatan produktivitas nasional, tetapi juga memperkuat daya saing bangsa dalam menghadapi arus globalisasi dan transformasi digital. Perkembangan teknologi digital dan otomatisasi menuntut tenaga kerja yang memiliki tingkat literasi digital serta keterampilan teknologi yang memadai. Tanpa SDM yang adaptif terhadap transformasi digital, suatu negara berisiko tertinggal dalam persaingan global (Zulkarnaen, 2024). Peningkatan kualitas SDM menjadi faktor kunci dalam memastikan keberlanjutan daya saing nasional di era globalisasi dan digitalisasi ekonomi.
Dengan upaya meningkatkan kualitas SDM, pendidikan dan inovasi menjadi dua pilar fundamental yang saling melengkapi. Pendidikan membekali individu dengan pengetahuan, keterampilan, serta karakter yang dibutuhkan dalam dunia kerja, sedangkan inovasi mendorong kreativitas dan kemampuan adaptif dalam menghadapi tantangan global. Sistem pendidikan yang selaras dengan kebutuhan industri mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten dan siap terjun ke dunia kerja. Oleh hal tersebut, penguatan literasi digital yang terintegrasi dengan sistem pendidikan vokasi menjadi instrumen strategis dalam menciptakan tenaga kerja spesialis yang mampu memenuhi tuntutan industri modern.
Integrasi literasi digital dalam pendidikan vokasi memungkinkan peserta didik menguasai keterampilan teknis dan teknologi yang sesuai dengan perkembangan industri 4.0. Pendidikan vokasi yang berbasis kebutuhan industri dapat meminimalkan kesenjangan keterampilan (skill gap) antara lulusan pendidikan dan kebutuhan pasar kerja (Ramadhan et al., 2025). Penguatan literasi digital melalui pendidikan vokasi berperan penting dalam menghasilkan tenaga kerja yang mampu mengoperasikan sistem otomasi canggih, serta memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.
Dengan demikian, peningkatan sumber daya manusia merupakan strategi fundamental dalam meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Kualitas SDM yang didukung oleh pendidikan, kesehatan, serta penguasaan teknologi akan mendorong meningkatnya produktivitas, efisiensi, dan kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan global. Sinergi antara pengembangan SDM dan pembangunan ekonomi menjadi sesuatu yanng penting untuk negara termasuk Indonesia yang notabene sebagai negara berkembang yang akan berdampak pada posisi daya tawar global juga pertumbuhan ekonomi yang kuat dan sifatnya sustainable.
Peluang Ekonomi akibat SDM yang berkualitas
Pembangunan ekonomi nasional tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang tersedia. SDM berperan sebagai fondasi strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang bersifat inklusif dan berkelanjutan, karena manusia berperan sebagai pelaku, penggerak, sekaligus penerima manfaat dari proses pembangunan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan output nasional, tetapi juga memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat memperoleh peluang yang setara untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi serta merasakan hasil pembangunan tersebut. Oleh hal tersebut, peningkatan kualitas SDM menjadi syarat utama dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata (Ariati et al., 2025).
Kualitas SDM yang baik memungkinkan terciptanya pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui meningkatan partisipasi tenaga kerja, produktivitas, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan ekonomi. SDM terdidik dan sehat mampu mengakses peluang kerja yang lebih luas serta berkontribusi secara optimal dalam berbagai sektor ekonomi. Dengan demikian, pengembangan SDM tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan individu, tetapi juga mendorong stabilitas dan ketahanan ekonomi nasional. Pembangunan SDM berkelanjutan akan memperkuat struktur ekonomi nasional dan mengurangi kesenjangan sosial-ekonomi antarwilayah maupun antarkelompok masyarakat.
Peningkatan kualitas SDM juga membuka peluang ekonomi baru, khususnya pada sektor-sektor yang berbasis kreativitas, teknologi, dan pengetahuan. Sektor industri kreatif, ekonomi digital, serta jasa berbasis pengetahuan berkembang pesat seiring meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki keterampilan, kreativitas, dan kemampuan inovatif. Tenaga kerja dengan terampil dan berpendidikan memiliki kapasitas untuk menciptakan produk dan layanan bernilai tambah tinggi, sehingga mampu meningkatkan daya saing ekonomi nasional. (Mintawati & Purnama, 2024). SDM berkualitas berperan penting dalam membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui penciptaan inovasi dan penguatan sektor-sektor ekonomi modern.
Kualitas SDM menjadi faktor penentu dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara produktif. SDM berkualitas memiliki keterampilan digital mampu mengembangkan usaha berbasis teknologi, memperluas pasar, serta meningkatkan efisiensi proses bisnis. Hal tersebut, tidak hanya sekadar menciptakan peluang kerja baru, melainkan juga memperkuat pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berorientasi pada inovasi. Peningkatan kualitas SDM berkontribusi secara langsung terhadap perluasan basis ekonomi dan peningkatan ketahanan ekonomi nasional.
Inovasi menjadi salah satu unsur utama dalam mendorong ekonomi nasional di era globalisasi (Diki Aditima P & Lin K., 2025). Inovasi menjadi penghubung antara kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi, karena inovasi lahir dari kemampuan manusia dalam mengolah pengetahuan, teknologi, dan kreativitas menjadi nilai ekonomi. Kontribusi inovasi terhadap perekonomian dapat dilihat dari kemampuannya dalam meningkatkan efisiensi produksi, menciptakan produk dan jasa baru, serta membuka lapangan kerja yang lebih beragam dan berkualitas. Melalui inovasi, pelaku ekonomi mampu meningkatkan produktivitas serta meningkatkan persaingan gbolal yang semakin ketat.
Lebih lanjut, inovasi berperan penting dalam mendorong transformasi struktur ekonomi dari sektor tradisional menuju sektor berbasis pengetahuan dan teknologi. Transformasi ini memungkinkan perekonomian nasional bergerak menuju struktur yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan. Sektor-sektor berbasis pengetahuan cenderung memiliki nilai tambah yang tinggi dan ketahanan yang lebih kuat terhadap guncangan ekonomi. Oleh hal tersebut, pengauatan inovasi yang didukung oleh kualitas SDM yang unggul menjadi strategi penting dalam menciptakan pembangunan ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kualitas sumber daya manusia, peluang ekonomi, dan inovasi merupakan tiga elemen yang saling berkaitan dalam mendorong pembangunan ekonomi nasional. SDM berkualitas menjadi fondasi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, membuka peluang ekonomi baru, serta mendorong lahirnya inovasi. Dengan demikian, investasi pada pengembangan SDM dan penguatan inovasi merupakan langkah strategis yang perlu terus diperkuat guna memastikan keberlanjutan pembangunan ekonomi nasional di era globalisasi.
Upaya Meningkatkan Kualitas SDM terhadap Perkembangan Ekonomi di Indonesia
Peningkatan kualitas SDM menjadi faktor utama dalam mendorong perkembangan ekonomi Indonesia. SDM berkualitas menjadi faktor penentu dalam meningkatkan produktivitas, inovasi, serta daya saing ekonomi nasional di tengah dinamika global dan pesatnya perkembangan teknologi. Pendidikan memegang peranan sentral sebagai instrumen utama dalam membentuk SDM yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi modern. Tanpa sistem pendidikan yang kuat dan relevan, upaya pembangunan ekonomi yang berkelanjutan akan sulit tercapai.
Pendidikan merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia (Maki et al., 2022). Melalui pendidikan, individu dibekali pengetahuan, keterampilan, dan mampu menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja. Pendidikan yang baik tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan sikap profesional. Dengan bekal tersebut, individu mampu meningkatkan produktivitas kerja dan berkontribusi secara optimal dalam berbagai sektor ekonomi. Pendidikan juga berperan dalam meningkatkan mobilitas sosial dan taraf hidup masyarakat, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Di era digital, tantangan pembangunan SDM semakin kompleks seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi. Perkembangan teknologi menuntut setiap individu untuk terus beradaptasi terhadap teknologi modern agar bisa bersaing secara global. Pendidikan dengan kualitas yang baik memungkinkan individu untuk memahami dan memanfaatkan teknologi secara produktif, sehingga tidak tertinggal dalam arus transformasi digital. Dengan demikian, penguatan kualitas pendidikan menjadi upaya strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi tuntutan ekonomi berbasis teknologi dan pengetahuan.
Pendidikan berkualitas juga berkontribusi secara langsung terhadap peningkatan keterampilan tenaga kerja, mendorong inovasi, serta menciptakan peluang kerja baru (Frederich R. et al., 2023). Tenaga kerja terampil menunjukan kapasitas yang lebih baik terhadap perubahan teknologi dan tuntutan industri yang semakin kompleks. Kondisi tersebut memperkuat daya saing ekonomi nasional serta mempercepat proses industrialisasi dan transformasi ekonomi. Tenaga kerja yang kompeten mampu meningkatkan efisiensi produksi, menciptakan nilai tambah, dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang positif serta berkelanjutan.
Lebih lanjut, sinergi antara pendidikan dan inovasi merupakan strategi fundamental dalam meningkatkan daya saing SDM Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045. Pendidikan menyediakan fondasi pengetahuan dan keterampilan, sementara inovasi membuka peluang untuk menciptakan nilai tambah dan keunggulan kompetitif. Kolaborasi yang kuat antara keduanya akan membuka peluang bagi generasi selanjutnya , setiap individu tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga inovatif, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat global. Keberhasilan visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kemampuan bangsa dalam membangun dan mengoptimalkan sinergi antara pendidikan dan inovasi sebagai pilar utama pembangunan SDM.
Pendidikann dengan kualitas yang baik tidak hanya akan menghasilkan individu yang mampu berpikir kritis tetapi juga kreativitas, serta kemampuan memecahkan masalah, yang merupakan keterampilan esensial dalam ekonomi berbasis pengetahuan (Jannatur et al., 2025). Kemampuan-kemampuan tersebut memungkinkan individu untuk menciptakan inovasi dan solusi terhadap berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi bangsa. Dengan SDM yang memiliki kapasitas berpikir kritis dan kreatif, perekonomian nasional akan lebih adaptif terhadap perubahan dan memiliki ketahan yang lebih baik terhadap guncangan ekonomi.
Oleh hal tersebut, penguatan sistem pendidikan menjadi upaya strategis dalam membangun pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang inklusif dan berkelanjutan. Investasi pada pendidikan tidak hanya berpengaruh pada ekonoomi tetapi juga berdampak pada peningkatan produktivitas nasional dan daya saing ekonomi Indonesia. Dengan pendidikan yang berkualitas dan terintegrasi dengan inovasi, Indonesia memiliki peluang besar untuk mempercepat perkembangan ekonomi sekaligus mewujudkan visi pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor fundamental yang menopang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan persaingan Indonesia di tingak nasional. SDM berkualitas berperan penting dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja, efisiensi kerja, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika ekonomi global. Pendidikan dan inovasi menjadi pilar utama dalam pengembangan SDM, karena pendidikan membekali individu dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter, sedangkan inovasi mendorong kreativitas serta penciptaan nilai tambah ekonomi.
Peningkatan kualitas SDM membuka peluang ekonomi yang lebih luas, khususnya pada sektor ekonomi digital, industri kreatif, dan jasa berbasis pengetahuan, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya peningkatan kualitas SDM investasi berkelanjutan di bidang pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi menjadi langkah strategis dalam mempercepat perkembangan ekonomi nasional serta memperkuat daya saing Indonesia. Dengan demikian, kolaborasi pemerintah, sektor dunia usaha, dan lembaga pendidikan sangat diperlukan agar pengembangan SDM dapat berjalan efektif dan selaras dengan kebutuhan pasar kerja masa depan.
Penguatan kualitas sumber daya manusia turut berkontribusi penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi di Indonesia. SDM berkualitas dan merata memungkinkan setiap daerah untuk mengoptimalkan potensi lokalnya, baik di sektor pertanian modern, industri manufaktur, maupun ekonomi berbasis digital. Dengan pemerataan akses pendidikan berkualitas, pelatihan vokasi, serta pemanfaatan teknologi informasi, masyarakat dapat meningkatkan keterampilan dan daya saingnya di pasar kerja.
Hal tersebut tidak hanya mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, namun juga berkontribusi dalamm memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Pengembangan sumber daya manusia secara sistemastis dan berkelanjutan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang adil, inovatif, dan beriontasi pada kemajuan jangka panjang.
DAFTAR PUSTAKA
- Aji, G., Saifullah, E., Balistik, N. N., Nabila, A., & Afiyah, I. N. H. (2023). Analisis Strategi Fungsional Sumber Daya Manusia dan Pemasaran. Jurnal Riset Dan Inovasi Manajemen, 1(2), 107–115. https://doi.org/10.59581/jrim-widyakarya.v1i2.203Almasri.
- Asriati, Ollyvia Fridyatama, Fitria, Fifth Ernawati, (2025), Kebutuhan SDM, Peluang Dan Tantangan Tenaga Kerja Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Dengan Memanfaatkan Sumber Daya Secara Legal, Bertanggung Jawab Dan Bijaksana, Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, e-ISSN: 2808-1250.
- Diki Aditia Pratama, Iin Khairunnisa, (2025), Pendidikan dan Inovasi Sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM di Indonesia, Educatus: Jurnal Pendidikan, Volume 3, Issue 1, 2025, pp. 29-36.
- Frederich, R., Purba, S.F., Nurhayati. (2023), Peranan Pendidikan Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, Volume 28 No.1. https://doi.org/10.35760/eb.2023.v28il.7227.
- Jannatur R, Wahidatul Jannah, Nazila Ully Aryawati, & Sabina Putri W, (2025), Peran Pembangunan Ekonomi dalam Membentuk Sumber Daya Manusia yang Unggul di Indonesia, KAMPUS AKADEMIK PUBLISING Jurnal Ilmiah Nusantara ( JINU), Vol.2, No.3 Mei 2025 e-ISSN: 3047-7603, p-ISSN :3047-9673, Hal 70-87.
- Maki, H. A., Gunawan, G., Sauri, S., & Handayani, S. (2022). Pola Hubungan Kebijakan Dan Pembangunan Pendidikan Dan Kebudayaan. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(3), 1124-1137.
- Mintawati, H. & Purnama, D.A., (2024). Peran Kualitas Sumber Daya Manusia terhadap Pertumbuhan dan Daya Saing Ekonomi Indonesia. Journal of Economics Research and Policy Studies, 4(2), pp. 230–341.Available at: https://journal.nurscienceinstitute.id/index.php/jerpsDOI:https://doi.org/10.61722 jinu.v2i3.4403.
- Putra, I.T, (2024.) Peran Human Capital dalam Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Sebuah Analisis Deskriptif. Jurnal Cemerlang: Pengabdian pada Masyarakat, Available at: https://prin.or.id/index.php/cemerlang/article/download/3439/3272.
- Wahid, Fadliyani Nawir, Ahmad Farhan, (2024), Kualitas sumber daya manusia sebagai aspek fundamental dalam menunjang perekonomian, Journal of Economics Research and Policy Studies, 4(2), 2024, 230-341 Available at: https://journal.nurscienceinstitute.id/index.php/jerps E-ISSN: 2797-8141.
- Zulkarnaen, W. (2023), Pemberdayaan sumber daya manusia Berkualitas untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi, Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi (MEA), 8(3), 3346-3357. https://doi.org/10.31955/mea.v8i3.5621
- Ramadhan, A., Pratama,S,. & Wijaya, K. (2025), Transformasi Pendidikan Vokasi dalam Menghadapi Kesenjangan Keterampilan Digital di Indonesia. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 31(1), 45-58.
Penulis: M. Haemin
S1 Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang







