Dari Pasar ke Layar: Peran Teknologi dalam Belanja Modern

Avatar photo
Keranjang belanja mencerminkan perubahan pola konsumsi masyarakat di era ekonomi modern, di mana kemudahan akses, teknologi digital, dan preferensi gaya hidup turut memengaruhi keputusan pembelian.

NASIONALISME.NET, Serang — Perekonomian Indonesia pada era modern saat ini telah mengalami transformasi yang signifikan, ditandai dengan perubahan pola konsumsi masyarakat, berkembangnya sektor industri, serta penetrasi teknologi digital yang semakin pesat.

Dalam perekonomian yang semakin terbuka dan global ini, perilaku konsumen memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan arah dan pertumbuhan ekonomi negara. Konsumsi bukan hanya sekadar kegiatan pembelian barang dan jasa, tetapi juga mencerminkan dinamika sosial, budaya, dan bahkan psikologis masyarakat yang dapat memengaruhi keputusan ekonomi dalam skala mikro maupun makro.

Perilaku konsumen dalam perekonomian modern Indonesia mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kemajuan teknologi informasi, meningkatnya aksesibilitas informasi, dan globalisasi. Faktor-faktor ini memungkinkan konsumen untuk memiliki lebih banyak pilihan produk dan layanan, serta memberikan mereka kemampuan untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi. Di sisi lain, dengan adanya media sosial dan berbagai platform digital, konsumen juga lebih mudah terpengaruh oleh tren dan opini publik, yang pada gilirannya mengubah pola konsumsi mereka.

Bentuk perdagangan terbaru yang kian memudahkan penggunaannya adalah e-commerce. Dalam hal ini, e-commerce berasal dari dua suku kata, yaitu “e” adalah singkatan dari electronic dan commerce. Secara bahasa, electronic berarti ilmu elektronika, alat-alat elektronik, atau semua hal yang berhubungan dengan dunia elektronika dan teknologi. Sedangkan commerce berarti perdagangan atau perniagaan.

Secara umum, e-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan atau perniagaan barang dan jasa dengan menggunakan media elektronik. E-Commerce digunakan dalam perusahaan saat ini digunakan karena memiliki beberapa keunggulan, dimana e-commerce adalah media yang dapat digunakan dengan tingkat efisiensi yang tinggi dan dapat dilakukan dimana saja dengan mudah, Manfaat penggunaan e-commerce yang dapat dirasakan oleh pengusaha adalah usaha dapat menjangkau pasar internasional

Selain itu, generasi milenial dan generasi Z kini menjadi segmen pasar yang dominan di Indonesia, yang memiliki pola konsumsi yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka lebih mengutamakan nilai-nilai seperti kenyamanan, kecepatan, serta pengalaman dalam berbelanja, ketimbang hanya sekadar harga atau produk. Pola pikir ini berdampak langsung pada sektor-sektor ekonomi, seperti industri e-commerce, pariwisata, makanan dan minuman, serta berbagai sektor lainnya yang terhubung dengan gaya hidup modern.

Seiring dengan perkembangan ekonomi, pasar di Indonesia juga berkembang. Sekarang ini, pasar dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori yaitu pasar tradisional dan pasar modern, tergantung pada bagaimana transaksi yang dilakukan. Salah satu tanda terpenting dari aktivitas ekonomi lokal adalah keberadaan pasar, khususnya pasar tradisional.

Kehadiran pasar tradisional adalah salah satu infrastruktur publik penunjang kegiatan ekonomi lokal yang harus menjadi perhatian pemerintah. Kelanjutan keberadaan pasar tradisional agak terganggu dengan kemajuan teknologi dan perkembangan gaya hidup yang sangat didukung oleh berbagai teknologi yang tersedia. Ditengah gempuran pembanguanan pasar modern dalam berbagai bentuk pasar tradisional masih tetap mampu mempertakan eksistensinya. (Susilo, 2011).

kemajuan perkembangan teknologi era digitalisasi ini memunculkan dampak pada dunia kerja. Secara luas, perkembangan teknologi memiliki dampak negatif dan positif terhadap pekerjaan. Ketika teknologi mengambil alih, ada beberapa pekerjaan yang hilang dan para pekerja harus mempelajari keterampilan baru agar tetap berada di pasar kerja. Namun, perkembangan teknologi juga menyediakan kesempatan penciptaan lapangan kerja baru, meningkatkan produktivitas, serta menghasilkan layanan publik yang efektif.

Adapun dampak positif dari perkembangan teknologi diera digitalisasi yaitu :

  1. Kemudahan Akses Informasi: Teknologi memungkinkan akses instan ke berbagai informasi, mempercepat proses pencarian, dan mendukung pembelajaran dan pertumbuhan intelektual.
  2. Inovasi dan Perkembangan Ekonomi: Perkembangan teknologi mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan produk baru, layanan digital, dan model bisnis yang lebih efisien.
  3. Kemudahan Komunikasi: Teknologi memungkinkan komunikasi yang cepat dan efisien melalui pesan teks, email, dan platform sosial, memfasilitasi kolaborasi global dan pertukaran ide.
  4. Peningkatan Produktivitas: Automatisasi dan perangkat lunak produktivitas membantu meningkatkan efisiensi dan kinerja kerja, memungkinkan pekerjaan diselesaikan lebih cepat.

Dampak negatif dari perkembangan teknologi diera digitalisasi yaitu :

  1. Ketidaksetaraan Akses: Tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap teknologi, menciptakan kesenjangan digital dan ketidaksetaraan dalam pengetahuan dan kesempatan.
  2. Kerentanan terhadap Keamanan Siber: Semakin canggihnya teknologi meningkatkan risiko keamanan siber, seperti serangan peretasan, pencurian data, dan ancaman keamanan online.
  3. Pengangguran dan Ketidakpastian Pekerjaan: Otomatisasi dan robotika dapat menyebabkan pengangguran struktural dan ketidakpastian pekerjaan, terutama dalam pekerjaan yang dapat diotomatisasi.
  4. Gangguan Kesehatan Mental: Penggunaan berlebihan media sosial dan teknologi dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, dan depresi.

Mayoritas pasar modern memperdagangkan kebutuhan sehari-hari yang terjamin kualitasnya seperti bahan makanan, ikan, buah-buahan, sayuran, telur, daging, kue kering, pakaian, dan barang-barang lainnya. Omset penjualan pedagang tradisional tentunya akan dipengaruhi oleh perubahan kebiasaan membeli konsumen serta kedekatan pasar modern dengan pedagang dan pasar tradisional. Salah satu masalah yang berkontribusi adalah pasar tradisional sering menetapkan harga tanpa memperhitungkan kebijakan pemerintah karena tidak mampu mengontrol stabilitas harga produk

Daftar Pustaka

  • Baliarto, S., & Yanto, R. (2025). PERANAN PERILAKU KONSUMEN DALAM PEREKONOMIAN MODERN DI INDONESIA. Economics Learning Experience & Social Thinking Education Journal, 5(1), 16-21.
  • Munawati, M., Wahyuddin, W., & Marsuki, N. R. (2024). Transformasi Pekerjaan di Era Digital: Analisis Dampak Teknologi Pada Pasar Kerja Modern. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 3(1), 28-37.
  • Ahadiyah, F. N. (2024). Perkembangan Teknologi Infomasi Terhadap Peningkatan Bisnis Online. INTERDISIPLIN: Journal of Qualitative and Quantitative Research, 1(1), 41-49.

Penulis: Muhammad Mukhlis Amin
Mahasiswa Semester 3 Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam
Fakultas Dakwah
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Editor: Hafizh Abqori, Tim NASIONALISME.net