Dari Sampah untuk Lingkungan, Mahasiswa KKN-T 27 UNDIP Lakukan Pembuatan Komposter di Desa Plosowangi

Avatar photo

NASIONALISME.NET, Klaten — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Diponegoro Tim 27 melaksanakan kegiatan edukasi serta demonstrasi pengelolaan sampah organik melalui pembuatan komposter kepada masyarakat Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini dilaksanakan di dua kelurahan berbeda, yaitu Kelurahan Tukuman pada Sabtu (01/02/2026) dan Kelurahan Plosowangi Kulon pada Rabu (05/02/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga terhadap pengelolaan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan. Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi mengenai komposter yang diselenggarakan di dua kelurahan berbeda yaitu Kelurahan Tukuman dan Kelurahan Plosowangi Kulon. Sasaran dari kegiatan ini adalah warga desa terlebih difokuskan pada Kelurahan Tukuman, Sidodadi, Plosowangi Kulon, dan Tegalmulyo. Edukasi dan demonstrasi pembuatan komposter sekaligus dilakukan secara komunikatif dan mengikuti kegiatan desa agar pemahaman pentingnya inovasi komposter tersampaikan dengan mudah.

Dalam kegiatan edukasi tersebut, mahasiswa KKNT UNDIP Tim 27 memberikan penjelasan mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik untuk mengurangi volume sampah rumah tangga serta dampaknya terhadap kebersihan lingkungan. Warga diperkenalkan dengan konsep dasar komposter, jenis-jenis sampah organik yang dapat diolah, serta manfaat kompos yang dihasilkan untuk kesuburan tanah dan tanaman.

Untuk mempermudah pemahaman warga, mahasiswa juga membagikan leaflet edukasi yang berisi informasi singkat dan praktis mengenai komposter. Leaflet tersebut memuat penjelasan tentang pengertian komposter, langkah-langkah penggunaan, bahan yang dapat dimasukkan ke dalam komposter, serta tips perawatan agar proses pengomposan berjalan optimal. Media leaflet ini diharapkan dapat menjadi panduan mandiri bagi warga setelah kegiatan selesai.

Selain penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi langsung penggunaan komposter. Mahasiswa memperagakan cara memasukkan sampah organik, pengaturan komposter, serta proses awal pembentukan kompos. Warga tampak antusias mengikuti demonstrasi dan aktif mengajukan pertanyaan terkait penerapan komposter dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup dengan serah terima alat komposter kepada perwakilan warga di masing-masing kelurahan. Penyerahan alat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal penerapan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan di lingkungan Kelurahan Tukuman dan Kelurahan Plosowangi Kulon.

Melalui kegiatan edukasi, demonstrasi, serta pemberian alat komposter ini, mahasiswa KKNT UNDIP Tim 27 berharap masyarakat Desa Plosowangi dapat menerapkan pengelolaan sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Editor: Hafizh Abqori, Tim NASIONALISME.net