Berita  

Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Warga Terapkan Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga, Bangun Kesadaran terhadap Lingkungan

Avatar photo

NASIONALISME.NET, Batang — Sampah menjadi salah satu permasalahan yang masih dihadapi oleh warga Desa Bandung, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang. Belum adanya tempat dan sistem pengelolaan yang memadai menjadikan sebagian besar warga membuang sampah secara sembarangan, termasuk ke sungai.

Pemerintah Desa Bandung berencana memulai program pengelolaan sampah rumah tangga untuk mengurangi permasalahan tersebut secara bertahap. Untuk membantu menyelesaikan permasalahan sampah dan menyukseskan program pemerintah desa, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Reguler (KKN-R) Tim 1 Kelompok 73 Universitas Diponegoro mengangkat tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pengelolaan Sampah Rumah Tangga” sebagai program multidisiplin.

Di bawah bimbingan Dr. Trisnani Dwi Hapsari, S.Pi., M.Si., seorang mahasiswa bernama Vares Dodi menjalankan dua program untuk mendukung tema tersebut. Mahasiswa yang berasal dari program studi S-1 teknik kimia tersebut berfokus pada pengelolaan sampah rumah tangga berjenis organik. Selain itu, program yang diajukan adalah pembuatan cairan pengusir lalat

Program pertama adalah edukasi pengelolaan sampah organik rumah tangga kepada warga Desa Bandung. Sosialisasi berfokus pada ajakan warga untuk memilah sampah organik agar dapat diolah menjadi lebih bermanfaat. Pemanfaatan sampah organik diarahkan untuk dijadikan kompos dan pupuk organik cair (POC) menggunakan ember komposter dari ember cat bekas.

Akibat dari pembuangan sampah organik secara sembarangan, populasi lalat juga meningkat, terlebih pada musim hujan seperti ini. Untuk mencegah penyebaran penyakit dari lalat, program pembuatan cairan pengusir lalat sangat membantu. Meskipun efektivitasnya tidak setinggi cairan yang menggunakan bahan kimia pembunuh serangga, cairan pengusir lalat tersebut lebih aman digunakan karena terbuat dari bahan alami, yaitu serai dan cuka.

Dengan adanya program-program tersebut, diharapkan masyarakat Desa Bandung dapat merasakan manfaat yang nyata

Editor: Hafizh Abqori, Tim NASIONALISME.net