Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro Optimalkan Google Maps untuk Pemetaan dan Pemasaran UMKM di Desa Ngargotirto

Avatar photo
Foto Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Mendhong, Bapak Tugimin.

NASIONALISME.NET, Sragen — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan digitalisasi UMKM berbasis geo-tagging Google Maps di Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Program ini bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas usaha lokal melalui integrasi lokasi UMKM ke platform digital Google Maps.

Desa Ngargotirto memiliki potensi ekonomi kreatif yang menjanjikan melalui berbagai UMKM dengan produk unggulan seperti industri rumah susu kedelai, tahu, tape ketan, tape singkong, dan keramba ikan yang tersebar di Bayan 1, 2, dan 5.

Namun, potensi tersebut belum dapat dimaksimalkan karena minimnya integrasi titik lokasi UMKM di Google Maps, sehingga menyulitkan calon konsumen untuk menemukan lokasi usaha. Dengan bimbingan dan masukan dari dosen KKN Ibu Riandhita Eri Werdani, S.MB., M.S.M., mahasiswa berhasil publikasi titik lokasi di Google Maps yang dapat membantu pemasaran secara digital kepada para pelaku UMKM.

Program ini dilaksanakan setelah melakukan survei lapangan yang digunakan untuk pendataan titik koordinat UMKM, serta wawancara dengan pelaku usaha untuk mendapatkan informasi lengkap seperti nama usaha, jenis produk, jam operasional, dan kontak yang dapat dihubungi.

Selain pengumpulan data, pengambilan dokumentasi usaha juga dilakukan dengan teknik foto yang menarik untuk memperlihatkan produk dan tempat usaha. Setelah data terkumpul, mahasiswa melakukan pendaftaran dan input data usaha ke Google Maps yang kemudian disampaikan dan diverifikasi ulang ke pelaku UMKM untuk memastikan informasi yang terinput sudah sesuai. Setelah proses publikasi selesai, hasil publikasi dari Google Maps diserahkan kepada pelaku UMKM sebagai bentuk penyerahan hasil kegiatan.

Foto Penyerahan Publikasi Google Maps kepada Pelaku UMKM Keripik Tempe, Ibu Tarti.

Berdasarkan hasil wawancara bersama dengan Ketua Kabayanan, Ketua RT, dan para pelaku UMKM setempat terdapat beberapa kendala maupun permsalahan terkait pemasarana UMKM yang ada di Desa Ngargotirto, yaitu

  • Konsumen hanya berasal dari warga sekitar atau terbatasnya jangkauan pasar
  • Minimnya integrasi titik lokasi UMKM di Google Maps
  • Kurangnya visibilitas usaha di platform digital

Dengan mengidentifikasi permasalahan ini, program digitalisasi UMKM berbasis geo-tagging Google Maps diharapkan dapat memberikan solusi yang tepat untuk meningkatkan pemasaran produk. Program ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM setempat.

Dengan usaha yang telah terdaftar dan terverifikasi di Google Maps, para pelaku UMKM akan memiliki platform yang berguna untuk mempromosikan usaha secara lebih efektif dan efisien. Melalui pemanfaatan program digitalisasi, diharapkan UMKM di Desa Ngargotirto dapat memperluas jangkauan pasar yang tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga regional dan nasional sehingga dapat berkontribusi pada perekonomian lokal dan kesejahteraan para pelaku UMKM Desa Ngargotirto.

Editor: Hafizh Abqori, Tim NASIONALISME.net