NASIONALISME.NET, Semarang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 17 menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan mengadakan program Bimbingan Belajar (Bimbel) Calistung (Membaca, Menulis, dan Berhitung). Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis bertempat di Posko KKN Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.
Program bimbel ini diinisiasi untuk membantu anak-anak usia dini dan sekolah dasar di lingkungan Kelurahan Candirejo dalam memperdalam kemampuan dasar literasi dan numerasi. Melalui pendekatan yang interaktif, mahasiswa KKN UPGRIS berupaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak-anak lebih bersemangat dalam menuntut ilmu di luar jam sekolah formal.
Kegiatan yang dimulai sejak awal masa KKN ini diikuti dengan antusias oleh puluhan anak-anak setempat. Materi yang diajarkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak, mulai dari pengenalan huruf dan angka hingga teknik berhitung cepat. Selain materi akademis, para mahasiswa juga menyisipkan permainan edukatif dan sesi bercerita untuk melatih kepercayaan diri anak-anak.
Pemilihan hari Senin dan Kamis dilakukan agar tidak mengganggu jadwal mengaji atau aktivitas sore anak-anak lainnya, sekaligus memberikan konsistensi dalam proses pendampingan belajar. Posko KKN yang disulap menjadi ruang belajar sederhana namun nyaman menjadi saksi kedekatan antara mahasiswa dan warga sekitar.
Ketua KKN Kelompok 17, Galang Yuliawan, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu program kerja unggulan mereka dalam rumpun pendidikan.”Kami melihat potensi besar pada anak-anak di Candirejo, namun beberapa di antaranya masih membutuhkan pendampingan ekstra untuk membaca dan berhitung. Kami ingin kehadiran kami di sini memberikan dampak nyata, minimal membekali mereka dengan kemampuan dasar yang kuat untuk jenjang pendidikan selanjutnya,” ujar Galang.
Salah satu orang tua wali murid, Ibu Sumiyati, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.”Anak saya jadi lebih rajin belajar sejak ada kakak-kakak mahasiswa. Biasanya susah kalau diajak belajar di rumah, tapi kalau ke posko malah semangat karena metode belajarnya asyik dan tidak membosankan,” ungkapnya.
Kegiatan Bimbel Calistung ini direncanakan akan terus berjalan hingga masa KKN berakhir. Mahasiswa Kelompok 17 berharap program ini dapat memotivasi anak-anak Candirejo untuk terus belajar dan menjadi pemantik bagi masyarakat sekitar untuk lebih memperhatikan kualitas literasi anak sejak dini. Selain bimbel, kelompok ini juga tengah menyiapkan berbagai program kreatif lainnya yang menyasar pemberdayaan masyarakat lokal.









