Meminimalisir Kecelakaan Kerja, Mahasiswa KKN Undip Perkenalkan Budaya 5S pada Pelaku UMKM Desa Ngargotirto 

Avatar photo

NASIONALISME.NET, Sragen — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan kegiatan penyuluhan budaya 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) melalui pemanfaatan limbah cair dari produksi tahu dan menampilkan video edukatif mengenai pentingnya menjaga kerapihan lingkungan tempat produksi barang-barang UMKM di Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Rabu (28/01/2026).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kerapihan dan kebersihan lingkungan tempat kerja guna meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja.

Selain itu, melalui penyuluhan ini, masyarakat diajak untuk memahami dengan menerapkan budaya 5S pada lingkungan tempat kerja, maka efisiensi dan efektifitas pada proses produksi dapat meningkat sebagai imbas dari lingkungan tempat kerja yang rapih dan tertata, sehingga memudahkan pelaku UMKM dalam memilah dan memilih barang yang akan digunakan selama proses produksi.

Adapun nilai yang dianut dalam budaya 5S (juga dikenal dengan budaya 5R) adalah, Seiri (Ringkas), Seiton (Rapi), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), dan Shitsuke (Rajin).

Salah satu bentuk implementasi dari nilai Seiso (Resik) yakni melalui pengolahan limbah rumah produksi agar tidak mencemari lingkungan. Adapun bentuk luaran dari implementasi nilai ini adalah Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah cair berupa air bekas rebusan tahu yang diproduksi oleh masyarakat setempat. Pupuk Organik Cair ini merupakan hasil fermentasi dari limbah cair tahu yang dicampurkan dengan air kelapa, gula pasir, dan EM4.

Kepala Desa Ngargotirto, Sumadi, menyampaikan harapannya agar program ini dapat memberikan manfaat pada masyarakat terutama pelaku UMKM di Desa Ngargotirto.

“Semoga materi yang akan disampaikan oleh adik-adik dapat bermanfaat dan dapat dijadikan sebuah pembelajaran bersama.”

Kegiatan sosialisasi ini mendapat respon positif dari masyarakat. Warga tampak antusias selama mengikuti kegiatan penyuluhan budaya 5S.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UNDIP berharap masyarakat Desa Ngargotirto dapat menerapkan kontinuitas budaya 5S, sehingga lingkungan kerja yang rapi dan tertata dapat dicapai, sehingga kecelakaan kerja yang mungkin terjadi bisa diminimalisir.

Editor: Hafizh Abqori, Tim NASIONALISME.net