Rajut Kasih, Rangkai Kebersamaan! Mahasiswa UPN “Veteran” Jatim Tanamkan Nilai Moderasi Beragama di TPQ Miftachul Ulum

Avatar photo
Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur berfoto bersama dengan para santri dan ustazah TPQ Miftachul Ulum Surabaya di akhir kegiatan pengabdian masyarakat. Keceriaan terpancar dari wajah anak-anak yang berpose bersama para mahasiswa, menciptakan suasana yang hangat dan akrab.

NASIONALISME.NET, Surabaya — Surabaya TPQ Miftachul Ulum, Jl. Ploso VI No. 1, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh UPN “Veteran” Jawa Timur, Kamis (11/12), melalui program moderasi beragama yang menekankan nilai akhlak dan sikap sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini dirancang untuk memperdalam pemahaman anak-anak TPQ melalui kegiatan praktik di lapangan. Setelah dikenalkan dengan nilai dasar moderasi beragama, anak-anak diajak untuk menerapkannya secara nyata melalui materi *“Senyum adalah Sedekah”* dalam interaksi sehari-hari dengan teman dan lingkungan sekitar.

Sebagai pembina kegiatan, Taufikurrahman menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menanamkan nilai-nilai keagamaan dan moderasi beragama sejak usia dini.

“Anak-anak sudah dikenalkan dengan nilai kebaikan dalam ajaran agama. Kegiatan ini merupakan kelanjutan agar mereka dapat mempraktikkannya secara sederhana—seperti tersenyum, bersikap ramah, dan saling menghormati,” kata Taufikurrahman.

Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak TPQ Miftachul Ulum dengan pendampingan ustazah. Peserta mengikuti penyampaian materi sederhana, cerita ringan, tanya jawab, serta praktik langsung tentang pentingnya bersikap ramah dan sopan.

Pengurus TPQ Miftachul Ulum mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat ini karena memberikan pengalaman belajar yang mudah dipahami oleh anak-anak.

“Kegiatan ini sangat sesuai dengan usia anak-anak. Materinya sederhana dan bisa langsung dipraktikkan,”

Dalam moderasi beragama, kegiatan TPQ yang membuat anak-anak belajar dengan senang hati mengajarkan bahwa ibadah bisa menjadi sumber kegembiraan, bukan beban.

“Seperti ungkapan anak TPQ, ‘kalau sering senyum, berarti kita sedekah’— moderasi beragama mendorong kita menyeimbangkan ketaatan dengan kebahagian sehari-hari sebagai bentuk sedekah yang ringan”

Program pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam pembentukan akhlak anak-anak serta memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial sejak dini.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ajakan kepada anak-anak untuk selalu bersikap ramah, saling menyayangi, dan menebarkan kebaikan—sejalan dengan semangat “Rajut Kasih, Rangkai Kebersamaan.”

Editor: Hafizh Abqori, Tim NASIONALISME.net