NASIONALISME.NET, Jakarta – Setelah sukses menggelar Main Event pada 11 Juli lalu, Hearticulate melanjutkan komitmennya melalui rangkaian Post Event di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung. Acara ini menjadi wujud nyata janji Hearticulate untuk tidak hanya fokus pada isu emotional suppression generasi muda, tetapi juga memperluas dampaknya ke kalangan lansia.
Dalam suasana hangat penuh kebersamaan, Hearticulate mengajak Oma & Opa di panti sosial untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang khusus guna membantu pelepasan emosi melalui seni. Aktivitas dimulai dengan sesi breathworking untuk menenangkan pikiran, dilanjutkan dengan melukis bersama, serta sesi refleksi di mana para lansia berbagi cerita tentang makna dari lukisan mereka.

Selain itu, Hearticulate juga menghadirkan games berhadiah dan sesi karaoke nostalgia dengan lagu-lagu lawas yang populer di masa muda Oma & Opa. Momen ini tidak hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antar peserta.

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, Hearticulate menyalurkan donasi berupa berbagai kebutuhan panti seperti minyak, beras, sabun mandi, sampo, pasta gigi, sikat gigi, popok dewasa, dan perlengkapan lainnya ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung.

Dalam upaya menghadirkan acara yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, Hearticulate telah menggandeng Waste4Change sebagai mitra pengelolaan limbah selama rangkaian acara berlangsung, dengan total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai lebih dari 20 kilogram untuk selanjutnya dikelola oleh Waste4Change. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Hearticulate untuk menghadirkan acara yang lebih ramah lingkungan.
Tak berhenti di sana, Hearticulate juga akan menyebarkan exclusive e-book berjudul “Unspoken” kepada para pengunjung melalui email. E-book ini menjadi medium tambahan untuk menyampaikan hal-hal yang mungkin tak sempat terucap dalam rangkaian acara, sekaligus memperkuat pesan emosional yang ingin dibagikan.
Dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini turut disampaikan oleh Founder UNIQ Mind Creates. “Saya sangat bersyukur bisa memberikan support penuh untuk Hearticulate. Melalui Hearticulate, visi dan misi UNIQ Mind Creates untuk menjangkau seluruh generasi akhirnya bisa terealisasi. Kami harap dengan adanya kegiatan bersama Opa & Oma dapat menjadi bukti bahwa bercerita melalui karya seni bisa dilakukan oleh semua usia,” jelas Anneta Audrey P., S.Psi, Founder of UNIQ Mind Creates.

Hal ini juga ditegaskan oleh Ketua Pelaksana Hearticulate. “Hearticulate bukan hanya tentang generasi muda, tetapi tentang semua individu yang membutuhkan ruang aman untuk mengekspresikan perasaan. Melalui kegiatan bersama Oma & Opa, kami ingin menunjukkan bahwa seni dapat menjadi jembatan untuk berbagi emosi lintas generasi,” ujar Marine Bintang Feliza, Ketua Pelaksana Hearticulate.

Antusiasme turut dirasakan oleh pihak Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 (PSBI). “Kami sangat senang acara ini bisa diadakan di PSBI. Biasanya, acara-acara semacam ini lebih sering digelar di panti yang sudah terintegrasi, seperti panti jompo, panti asuhan, atau panti khusus ODGJ. Padahal, PSBI ini adalah panti tahap awal, tempat penampungan sementara sebelum penghuninya dipindahkan ke panti lain sesuai kebutuhannya, sehingga jarang sekali ada kegiatan khusus di sini. Kami berterima kasih Hearticulate mau hadir dan memberikan momen kebahagiaan bagi Oma & Opa yang biasanya jarang punya kesempatan beraktivitas seperti ini,” ungkap Imam Kanafi, Kasatpel Pelayanan Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2.
Dengan rangkaian kegiatan ini, Hearticulate menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang ekspresi yang inklusif, suportif, dan bermakna bagi seluruh lapisan masyarakat.
Tentang Hearticulate:
Hearticulate adalah sebuah proyek luaran mata kuliah Community Development yang disusun oleh mahasiswa Marketing Communication batch 27 Excellent Class LSPR Institute of Communication and Business. Berkolaborasi dengan komunitas UNIQ Mind Creates, kegiatan ini berupaya menyediakan alternatif ruang ekspresi yang aman, inklusif, dan suportif bagi generasi muda dalam mengenali dan mengomunikasikan kesehatan perasaan mereka.











