Pemanfaatan LMS di Sekolah Semakin Mendesak Google Classroom dan Moodle Jadi Acuan Utama dalam Penguatan Pembelajaran Digital

Avatar photo
Thumbnail-Tulisan-Blog

NASIONALISME.NET, Surabaya — Bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negara atau bahasa resmi yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, tepatnya pada Bab XV Pasal 36. Kedudukan tersebut kemudian diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Dalam dunia pendidikan, Bahasa Indonesia juga menjadi mata pelajaran wajib yang diajarkan secara berjenjang, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Keberadaan mata pelajaran ini bukan tanpa alasan. Bahasa Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang proses pembelajaran, membangun kemampuan akademik, serta membentuk keterampilan berkomunikasi peserta didik. Oleh karena itu, Bahasa Indonesia terus dipertahankan sebagai bagian dari kurikulum pendidikan karena fungsinya yang tidak hanya sebagai bahasa pengantar.

Jika kita mencermati dunia pendidikan, lingkungan multikultural paling nyata terlihat di perguruan tinggi. Kampus menjadi tempat bertemunya mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia yang membawa keberagaman bahasa daerah, budaya, dan latar belakang sosial. Dalam kondisi tersebut, bahasa Indonesia berperan sebagai bahasa pemersatu yang memungkinkan seluruh mahasiswa berkomunikasi secara efektif tanpa terhalang perbedaan bahasa daerah. Namun, di tengah perannya yang begitu penting, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar justru menghadapi tantangan. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar mengalami penurunan, terutama di kalangan generasi muda. Bahkan, berbagai cuitan di media sosial menunjukkan adanya kecenderungan bahwa mencampuradukkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing dipandang sebagai simbol modernitas dan prestise.

  • Muhammad Nur Ardi Handayat
  • Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro
  • leluasacom@gmail.com
Editor: Hafizh Abqori, Tim NASIONALISME.net